Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Jaya Negara Ajak Warga Denpasar Maknai Nyepi dan Idul Fitri sebagai Momentum Introspeksi
bbn/dok Humas Denpasar/Jaya Negara Ajak Warga Denpasar Maknai Nyepi dan Idul Fitri sebagai Momentum Introspeksi.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Umat Hindu akan segera memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 pada 19 Maret 2026. Rangkaian perayaan sakral ini diawali dengan prosesi Pemelastian atau Melasti, dilanjutkan dengan Tawur Agung Kesanga, Hari Nyepi, hingga Ngembak Geni yang sarat makna spiritual.
Di saat yang hampir bersamaan, umat Muslim juga akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah pada 21 dan 22 Maret 2026. Momentum dua hari suci yang berdekatan ini menjadi simbol penting bagi masyarakat untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Upacara Pemelastian atau Melasti dilaksanakan sebagai bentuk penyucian bhuana alit dan bhuana agung. Setelah itu, dilanjutkan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga yang bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga yang digelar serentak di Catus Pata desa maupun kabupaten/kota. Prosesi ini memiliki makna menetralisir aura negatif di lingkungan palemahan serta nyomya bhuta kala.
Pada Malam Pangerupukan, masyarakat biasanya menggelar arak-arakan ogoh-ogoh sebagai simbol Nyomya Bhuta Kala. Kreativitas seni ogoh-ogoh juga semakin berkembang dengan adanya lomba ogoh-ogoh serta kegiatan Kesanga Festival yang melibatkan generasi muda di berbagai banjar.
Baca juga:
Perumda Tirta Amertha Jati Jembrana Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idulfitri 1447 H
Sehari setelahnya, umat Hindu menjalankan Hari Suci Nyepi dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan. Keempat pantangan ini menjadi sarana introspeksi diri atau mulat sarira serta meningkatkan sradha dan bhakti.
Rangkaian Nyepi kemudian ditutup dengan Ngembak Geni yang dimaknai sebagai penyucian hubungan sosial melalui kegiatan Dharma Shanti.
Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa mengajak seluruh umat Hindu dan masyarakat di Denpasar untuk memaknai rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai yadnya suci yang dapat meningkatkan sradha bhakti serta memperkuat pelaksanaan Dharma Agama dan Dharma Negara.
Dalam pelaksanaan rangkaian Nyepi tahun ini, Jaya Negara juga mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk introspeksi diri atau mulat sarira, sekaligus memperkuat sikap saling menghormati dan toleransi. Terlebih, perayaan Nyepi tahun ini beriringan dengan Hari Raya Idulfitri.
Baca juga:
Pasokan Pangan di Denpasar Aman Jelang Nyepi-Idulfitri, Stok Beras Bulog Sempidi 3,8 Juta Kg
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Nyepi dan Idul Fitri sebagai kontrol diri dan mulat sarira, serta bentuk pengucian alam semesta dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam menuju Denpasar Maju,” ujarnya
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mawas diri sebagai bagian dari proses mulat sarira, sehingga mampu terhindar dari berbagai mara bahaya serta meningkatkan kesejahteraan hidup.
Baca juga:
Ucapkan Selamat Galungan dan Kuningan, Wali Kota Jaya Negara Ajak Umat Mantapkan Mulat Sarira
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat semangat menyama braya, saling membantu, saling memiliki, serta saling asah, asih, dan asuh di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1948 Tahun 2026 kepada segenap umat se-Dharma dan masyarakat yang melaksanakannya. Serta Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat muslim dimanapun berada. Semoga Hari Suci yang beriiringan tahun ini dapat menjadi ajang introspeksi diri dan mulat sarira untuk meningkatkan sradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam menuju Denpasar Maju," ujar Walikota Jaya Negara yang didampingi Wawali Arya Wibawa.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1886 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1278 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1146 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah