Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Warung di Manggis Karangasem Ludes Terbakar, Diduga Kompor Menyala
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebuah warung makan milik warga di Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (28/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Warung tersebut diketahui milik I Wayan Darsana (44). Kebakaran diduga dipicu oleh kompor yang masih menyala saat ditinggal pemiliknya pergi ke pasar untuk membeli bahan dagangan.
Kapolsek Manggis Kompol Made Suadnyana menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat menyalakan kompor dengan api kecil untuk memasak, namun tidak dimatikan saat meninggalkan warung. “Diduga kompor yang masih menyala itu menjadi penyebab utama kebakaran,” ujarnya.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Namun saat itu api sudah membesar sehingga sulit untuk dikendalikan. Minimnya sumber air di sekitar lokasi turut menyulitkan upaya pemadaman oleh warga.
Korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah kembali dari pasar. Saat tiba di lokasi, warung miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar. Sejumlah barang ikut ludes dilalap api, di antaranya dua unit kompor gas, satu kulkas, serta berbagai perlengkapan dapur dan perabotan warung lainnya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp25 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1884 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1713 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1276 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1145 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah