Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Wagub Giri Prasta Dorong Ormas Baladika Bali Perkuat Soliditas
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Baladika Bali yang digelar Selasa (5/5) di Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Sading, Mengwi, berlangsung penuh makna. Kegiatan ini memadukan refleksi organisasi, aksi sosial, serta penegasan arah masa depan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Ketua Panitia HUT, Komang Merta Jiwa, menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat jati diri organisasi.
“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menata langkah ke depan, mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai perjuangan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran organisasi dalam menjaga nilai adat dan budaya Bali di tengah tantangan global.
“Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat nilai-nilai tersebut. Organisasi ini harus menjadi kekuatan yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai aksi sosial, seperti penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas, distribusi 35 tong komposter dan 2.000 kantong komposter bagi warga Kelurahan Sading, serta kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Bali yang berhasil mengumpulkan 345 kantong darah.
Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Umum DPD Baladika Bali, I Bagus Alit Sucipta, menilai usia 22 tahun menjadi fase kematangan organisasi untuk memberikan kontribusi nyata.
“Ini momentum memperkuat soliditas dan memastikan kita benar-benar hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Aliansi Bali Angunggah Shanti, AA Ketut Suma Widana, menekankan pentingnya menjaga citra organisasi melalui aksi sosial berkelanjutan.
“Jawab stigma dengan aksi. Tunjukkan bahwa kita hadir untuk masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan, dan tetap bersatu dalam mencapai tujuan, yang tentunya harus diiringi doa,” katanya.
Dewan Pembina Baladika Bali, I Nyoman Gde Sudiantara, juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi yang telah dibangun sejak awal.
Sorotan utama datang dari Wakil Gubernur Bali sekaligus Dewan Pengawas DPD Pusat Baladika Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang menegaskan pentingnya konsolidasi dan evaluasi organisasi.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi program, isu strategis yang ada di masyarakat, dan memastikan kita benar-benar hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa organisasi harus menjadi penjaga stabilitas sosial melalui aksi nyata.
“Yang dikenang masyarakat bukan apa yang kita ucapkan, tetapi apa yang kita lakukan,” ujarnya.
Dalam pesannya, Giri Prasta juga menyoroti pentingnya kekompakan sebagai kunci keberhasilan organisasi.
“Kalau kita tidak bersatu, setengah perjuangan kita sudah hilang. Namun, kalau kita kompak bersatu, setengah perjuangan kita sudah berhasil. Tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.
Ia juga mendorong pembinaan kader unggul agar mampu berperan di tingkat strategis, serta menegaskan pentingnya menjaga integritas organisasi.
“Kesempatan ini harus kita manfaatkan untuk membina sumber daya manusia yang unggul dan tetap loyal pada organisasi,” ungkapnya.
“Kita harus buktikan bahwa kita adalah kekuatan sosial yang bermartabat, bukan sebaliknya,” tandasnya.
Rangkaian kegiatan ini menjadi refleksi bahwa Baladika Bali tidak hanya merayakan perjalanan organisasi, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1095 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 868 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 690 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 641 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik