Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster Ajak Horeka Denpasar Kelola Sampah dari Sumber

Sabtu, 9 Mei 2026, 21:45 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Koster Ajak Horeka Denpasar Kelola Sampah dari Sumber.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak seluruh pelaku Hotel, Restaurant dan Cafe (Horeka) di Kota Denpasar untuk serius menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Ajakan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber pada Horeka dan DTW Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5/2026). Dalam kegiatan itu, Koster didampingi Kasubdit Tindak Pidana Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Antonius Sardjanto, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.

Dalam laporannya, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyebut Kota Denpasar memiliki 1.951 pelaku usaha Horeka. Namun, hasil assessment menunjukkan baru 79 tempat usaha yang telah melakukan pengelolaan sampah organik, sementara 44 lainnya belum melakukan pengelolaan secara optimal.

Gubernur Koster menegaskan sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Bali, yakni mencapai 66 persen. Karena itu, menurutnya, seluruh elemen harus menjaga keberlanjutan sektor tersebut, termasuk dengan menangani persoalan sampah secara serius.

"Saya berkepentingan pada acara hari ini, kepada pelaku usaha Horeka agar melihat soal sampah ini dengan bijak. Kalau kita mengelola sampah secara bersama-sama, maka citra pariwisata Bali akan naik, tingkat hunian hotel juga naik dan otomatis yang berbelanja di restaurant dan café juga merasakan dampak positifnya. Selain itu, karyawan akan merasakan penghasilannya, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pemerintah ikut meningkat,’’ kata Wayan Koster.

Koster juga menegaskan penanganan sampah di Bali akan dilakukan secara menyeluruh tanpa membedakan wilayah kabupaten maupun kota. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, siap mendukung kebutuhan daerah dalam mempercepat pengelolaan sampah.

‘"Apa yang dibutuhkan pak Walikota, Saya dukung, baik itu soal lahan maupun mesin pengolahan sampahnya. Terbaru, Saya mendukung lahan di Kawasan Embung, Tukad Unda, Klungkung untuk menempatkan cacahan sampah organik Kota Denpasar. Saya juga sudah simak, Pak Walikota Denpasar sudah komprehensif melibatkan Kepala OPD, Pegawai, lembaga pendidikan termasuk anak-anak sekolah untuk melakukan pengelolaan sampah berbasih sumber. Sekarang kami mengajak Horeka di Denpasar untuk ikut melakukan upaya ini guna menjaga alam Bali ini bersih, karena Bali merupakan destinasi wisata dunia,’’ jelas Koster.

Ia juga menugaskan Dinas Pariwisata untuk melakukan pengecekan langsung terhadap pengelolaan sampah di sektor Horeka.

Menurut Koster, Bali kini telah memiliki pola pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Bahkan pemerintah pusat disebut memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Bali dengan target Bali bebas sampah pada tahun 2028.

"Sekarang kita tinggal berjuang bersama melakukan pengelolaan sampah dengan cara memilah dan jangan buang sampah sembarangan. Supaya tidak kena hukum, jangan melanggar," tegas Gubernur Bali.

Sementara itu, Kasubdit Tindak Pidana Lingkungan Hidup KLHK RI, Antonius Sardjanto, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder dalam penanganan sampah, mulai dari perubahan perilaku masyarakat hingga penegakan hukum.

"Apabila dari satu sampai empat itu tidak jalan, maka penegakan hukum ini paling awal akan dilakukan sesuai UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," tegasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami