Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
1500 Layangan Ikuti Tabanan Kite Festival
Selasa, 5 September 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebanyak 1500 layangan berbagai jenis termasuk layangan khas Tabanan Pecukan Gegulak mengikuti Tabanan Kite Festival yang digelar Pelangi (Persatuan Layangan Indonesia) Kabupaten Tabanan, Sabtu dan Minggu (9-10 Septermber 2017) mendatang.
Ketua Pelangi Tabanan I Made Edi Wirawan, Senin (4/9/2017) mengatakan Pelangi Tabanan terbentuk satu tahun lalu tepatnya 16 Juli 2016 akan menggelar even Tabanan Kite Festival untuk pertama kalinya. Even yang berhadiah total Rp100 Juta tersebut digelar di Subak Gadon, di sebalah barat Pura Pakendungan, Tanah Lot.
[pilihan-redaksi]
“Jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 1500,” jelasnya.
Edi menambahkan, Tabanan Kite Festival 2017 selain untuk menyalurkan hobi para rare angon (sebutan untuk penggemar layangan) juga bertujuan untuk melestarikan konten budaya Bali sebagai sarana seni budaya, olah raga, rekreasi dan juga pariwisata.
“Kami tidak ingin budaya melayangan itu punah karena melayangan adalah tradisi yang sudah dilakoni secara turun menurun,” paparnya sembari mengatakan bahwa histori rare angon seperti tersurat dalam lontar Adi Parwa adalah salah satu tradisi yang diyakini oleh masyarakat terkait dengan kesuburan pertanian.
Dengan berpegang pada lomba yang berkualitas, kriteria lomba dalam Tabanan Kite Festival 2017 untuk Kategori Lokal Tabanan : ukuran 3,5-5 meter dan Pecukan ukuran 3,5-5 meter. Sementara untuk Kategori Umum : Bebean remaja size 2-3 meter, Bebean dewasa size 3,5-5 meter, Bebean big size 6 meter – lebih besar, Pecukan remaja size 2-3 meter, Pecukan dewasa size lebih besar dari 3,5 meter, Pecukan khas gegulak Tabanan 2,5 meter sampai lebih besar, Janggan remaja 2-3 meter, Janggan dewasa 3,5-5 meter dan kategori kreasi baru. Juga akan dicari juara untuk peserta dengan penampilan terbaik dan peserta dengan layangan terbanyak.
Juri yang terlibat dalam penilaian berasal dari Pelangi Bali dan Juri Pemantau. Penilaian meliputi bentuk layangan, elog, suara guwangan, keserasian warna, kesesuaian ukuran layangan dan sebagainya yang ditentukan oleh juri sesuai kebiasaan yang berlaku.
Yang membedakan lomba kali ini adalah dilombakannya layangan jenis Pecukan khas Tabanan.
“Pecukan khas Tabanan yang disebut pecukan gegulak menjadi ikon Pelangi Tabanan akan dilombakan secara khusus,” tandasnya.
Disamping itu, setiap peserta mendapatkan kupon undian doorprize gratis yang akan diundi pada tanggal 9 September malam dengan doorprize utama 1 unit sepeda motor serta diisi pula dengan aneka ragam hiburan. Sekertaris Pelangi Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi menambahkan, para peserta diminta mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan oleh panitia. Termasuk larangan mengkonsumsi minuman keras sebelum menerbangkan layangan. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1524 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1147 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 995 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 877 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026