Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
2 Polwan Mengalami Penyerangan Pria Berpakaian Ninja
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua polisi wanita (polwan) di Cherbourg, Prancis, diserang oleh seorang pria yang berpakaian ninja menggunakan pedang katana pada Kamis (2/12/2021).
Serangan itu terjadi sekitar pukul 03.45 pagi waktu setempat, di dekat pompa bensin Leclerc. Penyerangan tersebut terjadi ketika pelaku diduga mencuri sebuah mobil dan kemudian dikejar oleh dua polwan yang menerima panggilan.
Pelaku kemudian menabrakkan mobil Citroen C3 yang ia curi ke sebuah bengkel di dekat pom bensin. Ia kemudian keluar mobil dan menyerang dua polwan.
Kedua polwan tersebut mengalami luka di wajah dan yang lain di dagu. Kedua petugas tersebut sudah dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan.
Setelah menyerang dua polwan tersebut, pelaku terkena peluru yang ditembakkan oleh polisi di bagian perut.
Kepolisian Prancis mengungkapkan jika pelaku sudah diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Polisi juga menambahkan bahwa tidak ada tanda-tanda bahwa pelaku penyerangan memiliki motif teroris.
Petugas yang menggeledah kendaraan curian pelaku menemukan persenjataan lengkap termasuk seperti pedang, busur panah, dan shuriken.
Insiden tersebut memicu respons besar-besaran dari penegak hukum Prancis, dan pada pukul 16.15 waktu setempat stasiun layanan ditutup total untuk keperluan penyelidikan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah