Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Warga Tewas Digilas Bus AKAS

Pekutatan

Senin, 6 Oktober 2008, 18:21 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Jalur Denpasar-Gilimanuk kembali meminta korban. Dua orang warga, yakni Sarkawi (40) dan Inayati (35), tewas tergilas bus AKAS Asri N 7286 UR jurusan Denpasar-Jember yang dikemudikan Slamet Supriyadi (40), di km 60 atau tepatnya di Desa Pengeragoan, Pekutatan.

Jalur Denpasar-Gilimanuk kembali meminta korban. Dua orang warga, yakni Sarkawi (40) dan Inayati (35), keduanya warga Jalan Imam Bonjol 62 Denpasar, tewas tergilas bus AKAS Asri N 7286 UR jurusan Denpasar-Jember yang dikemudikan Slamet Supriyadi (40) warga Jalan Darmawangsa Gang 6, RT 3, RW 2, Desa Kaliwining, Rambipuji, Jember di km 60 atau tepatnya di Desa Pengeragoan, Pekutatan.



Informasi di TKP, kecelakaan tragis ini berawal Sarkawi yang
mengendarai sepeda motor Honda Supra X DK 4060 BQ membonceng Inayati melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Sedangkan bus Akas Asri berada tepat di belakangnya.

Saat melintas di TKP dengan kondisi jalan lurus, sepeda motor yang dikendarai Sarkawai oleng lantaran melintasi jalan bergelombang di pinggir utara.

Sarkawi tidak bisa menguasai motornya lalu jatuh ke kanan. Saat itu, posisi bus Akas Asri sangat dekat dengan lokasi jatuhnya korban sehingga kedua korban terlindas roda depan kiri bus tersebut.



"Bus tersebut tidak bisa menghindar lagi karena jaraknya sangat dekat, sehingga keduanya tergilas,"ujar Ni Wayan Subakti (33), pemilik warung yang melihat langsung kecelakaan tersebut.

Akibat tergilas bus tersebut, Sarkawi dan Inayati tewas di tempat dengan luka yang mengenaskan. Tubuh Sarkawi remuk terutama di bagian dada serta mengalami pendarahan dari hidung. Sedangkan kondisi Inayati lebih parah dengan dagu hancur, bahu kanan nyaris putus dan dadanya remuk. Bahkan paru-parunya hancur sampai muncrat keluar.



Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono, seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana, ketika di konfirmasi, Senin (6/10) membenarkan telah terjadi kecelakaan yang menewaskan Sarkawi dan
Inayati.

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi lantaran sopir bus kurang
mengatur jarak dengan kendaraan di depannya sehingga saat sepeda motor di depannya mengalami kehilangan kendali lalu oleng dan terjatuh, sopir bus tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menggilas kedua korban tersebut.

"Sopir bus itu kurang mengatur jarak dengan kendaraan
di depannya sehingga saat sepeda motor oleng dan terjatuh dan
penumpangnya terjatuh ke kanan sopir tidak bisa menghindar kemudian kedua korban tergilas," terangnya. (dey)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami