Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
3 Tanda Pilek Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Batuk biasanya disertai dengan pilek. Meski biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, ada kondisi pilek yang perlu penanganan serius.
Dokter spesialis anak-konsultan Rina Triasih mengatakan, pilek umumnya menjadi bagian dari selesma (common cold). Selesma biasanya disebabkan oleh virus.
"Paling sering [penyebab selesma] Rhinovirus, lalu Covid, di negara empat musim ada RSV (Respiratory Syncytial Viruses) dan sering dialami anak kecil," kata Rina dalam webinar bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beberapa waktu lalu.
Karena disebabkan virus, biasanya pilek bisa sembuh dengan sendirinya (self limiting disease). Hanya saja, ada kondisi di mana pilek bisa dibilang serius.
1. Bersin setiap hari
Saat anak pilek dan bersin setiap hari, orang tua perlu curiga anak mengalami alergi tertentu. Rhinitis alergi merupakan kondisi alergi dengan salah satu gejalanya berupa pilek dan bersin.
2. Pilek akibat virus influenza
Rina berkata, orang tua perlu bisa membedakan pilek akibat selesma dan sakit flu akibat virus influenza.
Jika pilek menunjukkan ciri flu atau influenza, anak perlu diperiksakan ke dokter untuk mendapat pengobatan.
3. Pilek lama dan ingus berbau
Pilek berlangsung lama dan ingus berbau bisa dicurigai sebagai sesuatu yang serius. Warna ingus, kata Rina, tidak selalu merupakan indikasi infeksi bakteri dan perlu antibiotik.
"Kalau berbau, kadang anak memasukkan sesuatu ke dalam hidung. Di situ menimbulkan reaksi," jelasnya.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 834 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 671 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun