Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Akses Ditutup, 70 Toko di Plaza Revayah GWK Terancam Mati
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polemik akses warga Banjar Giri Dharma, Desa Ungasan, Badung ternyata juga berdampak besar pada puluhan pelaku usaha di kawasan Plaza Revayah, Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Sejak 2013, sebanyak 70 pemilik toko di sana terpaksa gigit jari karena akses jalan menuju pertokoan dibatasi pengelola kawasan.
Ketua Perkumpulan Pemilik Toko Plaza Revayah, Hendra Dinata atau akrab disapa Sinyo, menuturkan pembatasan itu membuat aktivitas perdagangan mati total.
“Otomatis semua kegiatan berhenti, akhirnya toko-toko tutup,” jelasnya, Sabtu (27/9/2025).
Ia mengungkapkan, nilai investasi di Plaza Revayah mencapai Rp300 miliar, dengan harga toko per unit sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar.
“Kami dulu bangga berinvestasi di GWK untuk mendukung kawasan ini. Tapi setelah investor baru masuk, justru kami ditekan," ujarnya.
Sejumlah pertemuan dengan pemerintah daerah dan janji pengelola GWK disebut tak pernah membuahkan hasil.
"Padahal sejak awal sudah ada perjanjian bahwa jalan merupakan fasilitas bersama," cetusnya.
Sinyo menegaskan, jika persoalan ini tak segera dituntaskan, para pedagang akan menempuh jalur hukum.
Ia berharap pemerintah pusat maupun daerah segera turun tangan, bahkan meminta aparat hukum memeriksa pengelolaan GWK.
“GWK seharusnya jadi kebanggaan Bali, bukan malah menyulitkan masyarakat," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan