Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
AS Sebut Presiden Brazil Ikuti Propaganda Rusia-Cina Soal Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gedung Putih mengkritik Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva yang mengatakan Pemerintah Amerika Serikat memicu perang terjadi di Ukraina.
Mengutip AFP, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby menyebut Lula da Silva membeo pada Rusia dan Cina agar bicara hal yang sama.
"Dalam kasus ini, Brazil membeo pada propaganda Rusia dan Cina tanpa melihat fakta," ucap Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby.
Kirby menganggap pernyataan Lula da Silva yang menyebut AS memicu perang terjadi di Ukraina sangat bermasalah.
Sebaliknya, Kirby mengklaim AS justru ingin perang di Ukraina segera berakhir.
"Itu bisa terjadi sekarang jika Putin berhenti menyerang Ukraina dan menarik pasukannya keluar," ucap Kirby.
Kirby juga mengkritik pernyataan Lula da Silva yang menyebut Ukraina harus mempertimbangkan untuk menyerahkan Krimea secara resmi kepada Rusia agar perdamaian tercipta.
Menurutnya, itu bertentangan dengan sikap Brazil selama ini yang selalu menghormati kedaulatan wilayah masing-masing negara.
Sebelumnya, Presiden Brazil Lula da Silva berkunjung ke Beijing dan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping pada Sabtu lalu.
Saat itu dia mengatakan AS perlu berhenti memicu peperangan dan mulai bicara perdamaian. Uni Eropa juga harus melakukan hal serupa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1974 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1796 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1327 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1204 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah