Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Asean Serukan Stabilitasi Harga Pangan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Perdagangan negara-negara Asean menyerukan adanya stabilisasi harga sebagai bagian dari upaya mengatasi krisis pangan di kawasan Asean. Para menteri Perdagangan negara Asean juga menyepakati upaya untuk menghindari kebijakan yang dapat menimbulkan distorsi dan berdampak pada berfluktuatifnya harga pangan di pasar.
Kesepakatan merupakan bagian dari kesepakatan bersama para Menteri Perdagangan Asean yang disampaikan pada penutupan Pertemuan ke-14 Menteri Perdagangan Asean di Nusa Dua Bali, Sabtu (3/5). Selain itu para Menteri perdagangan Asean juga sepakat untuk melakukan respon positif melalui peningkatan produksi pangan, perluasan lahan pertanian dan penelitian serta pengembangan guna mewujudkan keamanan pangan di kawasan Asean.
Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang penting untuk diwaspadai saat ini adalah fluktuasi harga. “Walaupun harga naik dia tidak berfluktuasi, ini sebetulnya yang paling penting kita sepakati di dalam rapat ini, begitu juga tindakan-tindakan yang kita lakukan jangan sampai mengganggu pasar,” jelas Mari Pangestu Mari Pangestu menambahkan pelaku eksportir dan Importir pangan di Asean juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan distorsi yang dapat menyebabkan fluktuasi harga pangan di kawasan Asean. Eksportir dan Importir pangan terutama beras diharapkan turut menjaga stabilitas harga di pasar di tengah krisis pangan yang terjadi di kawasan Asean.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 354 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 338 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 335 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang