Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Awal Tahun, Keswan Catat Kasus 21 Anjing Rabies di Karangasem
Dorong Vaksinasi Massal Segera Dilakukan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebanyak 21 kasus anjing rabies ditemukan di Kabupaten Karangasem pada awal tahun 2023 ini.
Kasus rabies tersebut ditemukan tersebar di enam (6) Kecamatan di Kabupaten Karangasem diantaranya Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem, Sidemen, Manggis dan Kecamatan Karangasem.
Menurut Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Gede Eka Putra saat dikonfirmasi, Kamis (23/2/2023), sejauh ini untuk temuan kasus anjing rabies didominasi wilayah Kecamatan Karangasem. Sementara di lima (5) wilayah lainnya rata - rata kasus yang ditemukan hampir merata.
"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyebaran kasus rabies yang ditemukan, seperti banyaknya anjing liar hingga anjing peliharaan yang dilepasliarkan oleh pemiliknya sehingga mereka bebas berinteraksi dengan anjing lainnya," kata Eka Putra.
Atas temuan kasus anjing rabies tersebut, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan menetapkan kondisi emergency di wilayah kasus positif dan vaksinasi serentak digencarkan sejak bulan Januari dimana saat ini sekitar 10.856 ekor anjing telah di vaksin rabies.
"Bulan Maret ini rencananya akan dilaksanakan vaksinasi rabies masal. Untuk populasi anjing di Kabupaten Karangasem sendiri hingga saat ini diperkirakan mencapai 70 ribu ekor lebih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1524 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1148 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 996 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 880 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah