Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
Balai Karantina Hewan Gilimanuk Musnahkan Ratusan Ekor Ayam Ilegal
Jumat, 11 Mei 2018,
13:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Wilayah Kerja Gilimanuk akhirnya memusnahkan barang bukti ratusan ekor ayam buras di kandang Karantina di Kelurahan Gilimanuk Kamis (10/05) siang. Ayam buras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan antara Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Balai Karantina Pertamina kelas 1 Wilker Gilimanuk Jembrana.
[pilihan-redaksi]
"Barang bukti ayam buras yang kita musnahkan ini merupakan hasil penangkapan selama sepekan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk. Kita musnahkan karena puluhan ekor ayam dari Ratusan ayam tersebut sudah mati sehingga diduga ayam tersebut mengidap penyakit," terang Kepala Balai Karantina Pertanian kelas 1 Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra usai melakukan pemusnahan di dampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi,SH.
"Barang bukti ayam buras yang kita musnahkan ini merupakan hasil penangkapan selama sepekan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk. Kita musnahkan karena puluhan ekor ayam dari Ratusan ayam tersebut sudah mati sehingga diduga ayam tersebut mengidap penyakit," terang Kepala Balai Karantina Pertanian kelas 1 Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra usai melakukan pemusnahan di dampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi,SH.
Ida Bagus Eka Ludra juga menambahkan, sesuai dengan Pergub nomor 44 tahun 2005 tentang penutupan sementara pemasukan unggas dewasa ke Bali sehingga semua unggas yang hidup dilarang masuk ke Bali.
Meskipun hingga kini dilarang, namun upaya penyelundupan unggas selalu saja terjadi. Apalagi menjelang hari raya Lebaran dan Galungan kemungkinan oknum pengusaha dari luar Bali melakukan pengiriman secara ilegal karena permintaan akan ayam disinyalir meningkat.
"Untuk antisipasi maraknya penyelundupan unggas ke Bali menjelang hari raya ini, pihaknya selalu meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan komoditi baik unggas atau hewan penyebar Rabies ke Bali bersama dengan pihak kepolisian kawasan laut gilimanuk," tutup Eka Ludra. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3649 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1335 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 924 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 699 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026