Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Balai Karantina Hewan Gilimanuk Musnahkan Ratusan Ekor Ayam Ilegal
Jumat, 11 Mei 2018,
13:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Wilayah Kerja Gilimanuk akhirnya memusnahkan barang bukti ratusan ekor ayam buras di kandang Karantina di Kelurahan Gilimanuk Kamis (10/05) siang. Ayam buras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan antara Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Balai Karantina Pertamina kelas 1 Wilker Gilimanuk Jembrana.
[pilihan-redaksi]
"Barang bukti ayam buras yang kita musnahkan ini merupakan hasil penangkapan selama sepekan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk. Kita musnahkan karena puluhan ekor ayam dari Ratusan ayam tersebut sudah mati sehingga diduga ayam tersebut mengidap penyakit," terang Kepala Balai Karantina Pertanian kelas 1 Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra usai melakukan pemusnahan di dampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi,SH.
"Barang bukti ayam buras yang kita musnahkan ini merupakan hasil penangkapan selama sepekan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk. Kita musnahkan karena puluhan ekor ayam dari Ratusan ayam tersebut sudah mati sehingga diduga ayam tersebut mengidap penyakit," terang Kepala Balai Karantina Pertanian kelas 1 Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra usai melakukan pemusnahan di dampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi,SH.
Ida Bagus Eka Ludra juga menambahkan, sesuai dengan Pergub nomor 44 tahun 2005 tentang penutupan sementara pemasukan unggas dewasa ke Bali sehingga semua unggas yang hidup dilarang masuk ke Bali.
Meskipun hingga kini dilarang, namun upaya penyelundupan unggas selalu saja terjadi. Apalagi menjelang hari raya Lebaran dan Galungan kemungkinan oknum pengusaha dari luar Bali melakukan pengiriman secara ilegal karena permintaan akan ayam disinyalir meningkat.
"Untuk antisipasi maraknya penyelundupan unggas ke Bali menjelang hari raya ini, pihaknya selalu meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan komoditi baik unggas atau hewan penyebar Rabies ke Bali bersama dengan pihak kepolisian kawasan laut gilimanuk," tutup Eka Ludra. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 539 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026