Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Bali Matangkan SOP Mitigasi dan Pelayanan Wisatawan Jika Bandara Ditutup
Rabu, 7 Agustus 2019,
17:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik gagasan untuk terus mematangkan Standard Operating Procedure (SOP) dalam menghadapi situasi krisis di Bandara.
[pilihan-redaksi]
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri acara Focus Group Discussion Penyusunan Pra Cetak Buku SOP Mitigasi dan Pola Sinergitas Para Pihak Dalam Pelayanan Wisatawan Pada Saat Bandara Ngurah Rai Ditutup yang digelar Kementerian Pariwisata RI di Hotel Inna Heritage, Rabu (7/8).
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri acara Focus Group Discussion Penyusunan Pra Cetak Buku SOP Mitigasi dan Pola Sinergitas Para Pihak Dalam Pelayanan Wisatawan Pada Saat Bandara Ngurah Rai Ditutup yang digelar Kementerian Pariwisata RI di Hotel Inna Heritage, Rabu (7/8).
Sekda Dewa Made Indra mengatakan erupsi Gunung Agung yang terjadi di Bali memberi pengalaman kepada Bali dalam menghadapi situasi krisis di Bandara Ngurah Rai. Menurutnya karena erupsi Gunung Agung, maka terbentuklah Bali Tourism Hospitality.
“Jika tidak ada abu (vulkanik-red) mengarah ke Bandara kita tidak membuat SOP ini. karena menghadapi krisis kita menyiapkan diri agar bisa mengendalikan situasi jika terjadi kembali,” kata Sekda yang juga Ketua Bali Tourism Hospitality ini.
Sekda Dewa Made Indra mengatakan fenomena alam tidak menjadi bencana sebelum bertemu dengan manusia. Oleh karena itu dengan upaya mitigasi, resiko yang dihadapi manusia bisa dikalkulasi dan dikendalikan.
Itu sebabnya, menurut Sekda Dewa Made Indra ada tiga hal penting yang harus ada dalam situasi krisis. Ketiga hal itu adalah kepemimpinan, institusi yang di bawah kendali leadership dan SOP. Dengan adanya Bali Tourism Hospitality, maka Bali sudah memiliki ketiga hal tersebut. “Tinggal mematangkan SOP tersebut,” kata mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali saat erupsi Gunung Agung tahun 2017.
[pilihan-redaksi2]
Ia berharap SOP ini nantinya juga dilatih sehingga jika benar-benar terjadi situasi krisis semua pihak sudah mengetahui benar apa yang harus dilakukan.
Ia berharap SOP ini nantinya juga dilatih sehingga jika benar-benar terjadi situasi krisis semua pihak sudah mengetahui benar apa yang harus dilakukan.
Tenaga Ahli Menteri Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan Bali yang berada di wilayah Ring of Fire harus siap mengantisipasi bencana. Menurutnya banyak kasus dimana bencana bisa menjadi positif dan menjadi promosi pariwisata. “Karena penanganannya bagus sehingga menjadi trending topic dan banyak yang memuji,” kata Pitana.
Ia menambahkan melalui FGD ini, draft SOP yang sudah dibuat selama berbulan-bulan dilakukan pendalaman kembali dengan melibatkan institusi terkait sehingga menghasilkan SOP yang baik. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 224 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 177 Kali
03
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 162 Kali
04
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 153 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 137 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026