Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Beijing Bikin Kebijakan 'Radikal' Atasi Pneumonia Misterius di China
beritabali.com/cnnindonesia.com/Beijing Bikin Kebijakan 'Radikal' Atasi Pneumonia Misterius di China
BERITABALI.COM, DUNIA.
China menetapkan sejumlah kebijakan 'radikal' untuk mengatasi kasus pneumonia misterius yang belakangan marak menjangkiti anak-anak di negara itu.
Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional China, Mi Feng, mengatakan pihaknya menyerukan pembukaan lebih banyak klinik untuk demam serta vaksinasi bagi anak-anak dan orang tua.
"Upaya harus dilakukan untuk meningkatkan pembukaan klinik dan area perawatan yang relevan, memperpanjang jam layanan dan meningkatkan pasokan obat-obatan," kata Mi, seperti dikutip Sky News, Minggu (26/11).
Pernyataan ini dilontarkan usai rumah sakit anak di Beijing menyatakan bahwa setidaknya 7.000 pasien dirawat setiap hari di institusi tersebut belakangan ini. Jumlah ini telah melebihi kapasitas rumah sakit terbesar di Tianjin itu.
Beijing dan sejumlah wilayah China baru-baru ini memang mencatat lonjakan pasien yang menderita penyakit pernapasan. Peristiwa ini bersamaan dengan musim dingin pertama di negara tersebut sejak tak lagi ada pembatasan kegiatan buntut Covid-19.
Pada Sabtu (25/11), rumah sakit anak Beijing bahkan memecahkan rekor dengan menerima lebih dari 13 ribu anak di unit gawat darurat dan rawat jalan.
Pejabat kesehatan di Beijing dan kota-kota besar lainnya di China utara mengatakan anak-anak kemungkinan terserang penyakit musiman khas, seperti influenza dan virus pernapasan syncytial (RSV) serta pneumonia mikroplasma (infeksi bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi ringan dan umumnya menyerang anak-anak).
Lonjakan kasus di China utara juga terjadi di tengah meningkatnya jumlah kasus infeksi saluran pernapasan musiman di belahan bumi utara, termasuk di Amerika Serikat.
Di AS, RSV dilaporkan menyebar pada tingkat yang "belum pernah terjadi sebelumnya" di kalangan anak-anak.
Situasi di China ini menimbulkan kekhawatiran global setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta pemerintah China untuk memberikan lebih banyak informasi mengenai peningkatan penyakit pernafasan dan melaporkan kelompok pneumonia yang misterius pada anak-anak.
Sehari setelah diminta, China melakukan telekonferensi dengan WHO dan memberikan data yang menunjukkan peningkatan pasien rumah sakit anak imbas penyakit umum pada musim gugur sejak Oktober.
Otoritas Kesehatan China menegaskan mereka tidak menemukan "penyakit yang tidak biasa atau baru" dalam kasus ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3927 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1367 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 930 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 856 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 728 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun