Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Bulan Depan, Austria dan Jerman Longgarkan Aturan Pembatasan Sosial
BERITABALI.COM, DUNIA.
Austria dan Jerman sama-sama mengumumkan rencana untuk melonggarkan aturan pembatasan sosial setelah meminta semua warganya melakukan vaksinasi Covid-19.
Meskipun masih banyak yang belum vaksinasi dan pasti akan dikenakan pembatasan khusus, Jerman telah menjanjikan warganya untuk melonggarkan aturan pembatasan ini pada 20 Maret 2022.
Sementara itu, Austria juga berniat melonggarkan aturan pembatasan sosial di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang mulai membaik pada 5 Maret 2022 nanti.
Saat ini, varian Omicron di kedua wilayah itu tidak menyebabkan lonjakan yang cukup tinggi. Tapi, kanselir Jerman berniat membuat vaksinasi itu wajib.
"Pandemi belum berakhir," kata Olaf Scholz setelah pertemuan puncak dengan 16 negara bagian Jerman, dikutip dari BBC.
Austria pun akan mengeluarkan undang-undang mengenai hal tersebut pada awal diputuskannya. Pihaknya mewajibkan vaksinasi Covid-19 terhadap warganya.
Para pemimpin Jerman menyetujui rencana dengan tiga langkah, yakni peningkatan jumlah orang yang divaksinasi dan pulih yang diizinkan untuk mengadakan pertemuan dalam ruangan pribadi, serta pemeriksaan di toko-toko.
Kemudian, mulai 20 Maret 2022, sebagian besar pembatasan lainnya akan dihapus. Aturan menghadiri acara-acara besar di outdoor juga akan meningkat dari 10 ribu menjadi 25 ribu.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1879 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1710 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1275 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1144 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah