Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bus Tabrak Pohon Hingga Terbelah Dua di Thailand, 14 Tewas 32 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kecelakaan bus tingkat menabrak pohon di Thailand selatan, menewaskan 14 orang dan melukai 32 orang lainnya.
Dilansir dari AFP, bus jarak jauh yang berangkat dari Bangkok menuju wilayah selatan itu, menabrak pohon di pesisir provinsi Prachuap Khiri Khan pada Senin (4/12) malam waktu setempat.
Dalam foto-foto yang dipublikasikan di media lokal, terlihat bagian depan bus terbelah dua akibat benturan keras hingga bagian badan bus ringsek di tengah pohon.
"Dari penyelidikan awal, 14 orang tewas dan 32 orang terluka," kata penyelidik polisi di Distrik Huay Yang, Arnon Tangto.
Dia mengatakan penyebab kecelakaan itu belum dapat dipastikan. Namun polisi menduga sopir bus itu berkendara dalam keadaan mengantuk.
"Kami bekerja sama dengan pihak rumah sakit untuk memeriksa kadar alkohol di dalam darahnya," ujar Arnon.
Baca juga:
Jalur Komunikasi di Gaza Kembali Terputus
Polisi juga masih menyelidiki apakah semua korban tewas adalah warga negara Thailand, atau ada kemungkinan warga negara asing.
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia, Thailand merupakan salah satu negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia dengan sekitar 20.000 orang meninggal setiap tahunnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3802 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1351 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 851 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun