Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Demo Kecam Pembantaian Orang Utan di Kebun Kelapa Sawit
nusa dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Aksi pembantaian orang utan di kebun kelapa sawit Kalimantan terus mendapat kecaman. Di Nusa Dua Bali, sekelompok orang hari ini (1/12/2011) mengecam pembantaian orang utan di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan dan wilayah lain di Indonesia.
Aksi demo ini dilakukan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Satwa Indonesia. Aksi demo ini digelar di lokasi konfrensi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia di Nusa Dua Bali.
Dalam aksinya para pendemo mengecam praktek pembantaian satwa liar terutama orang utan yang dianggap sebagai hama di perkebunan kelapa sawit. Padahal sejak awal abad 20 undang-undang perlindungan terhadap orang utan sudah diberlakukan.
“Lewat aksi ini kami meminta agar pemerintah dan pihak berwajib segera mengusut tuntas permasalah tersebut. Kami juga meminta agar perusahaan kelapa sawit yang terbukti melakukan pembunuhan satwa liar diberi sanksi hukum yang tegas,” ujar Benfica, koordinator aksi demo.
Berdasarkan data yang disampaikan Jakarta Animal Aid Network, populasi orang utan Borneo atau Kalimantan kini kurang dari 50 ribu ekor atau
tinggal separuh dari jumlah yang ada 60 tahun lalu. Sementara jumlah orang utan Sumatera diperkirakan hanya sekitar 7300 atau menurun 80 persen dalam kurun waktu 75 tahun.
Orang utan dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia nomor 5/1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang menyatakan, membunuh, menangkap, memindahkan, bahkan melukai salah satu kera langka tersebut adalah ilegal. (dev)
Reporter: bbn/ctg
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan