Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Dermaga Tanah Ampo Kini Dipakai Bongkar Muat Material Galian C
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lama tak terdengar setelah difungsikan sebagai Pelabuhan Pengumpul, kini aktivitas Dermaga Cruise, Tanah Ampo, Manggis, Karangasem digunakan untuk bongkar muat material galian C.
Informasi yang dihimpun, setiap harinya setidaknya dikatakan ada dua trip kapal LCT yang memuat truk pengangkut material galian C seperti pasir, batu dan koral yang melaksanakan aktivitas bongkar muat di dermaga tersebut.
Adanya aktivitas bongkar muat material galian C tersebut dibenarkan oleh Kepala Kesyahbandar Otoritas Penyebrangan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin saat dikonfirmasi, Senin (15/8/2022).
"Ya benar, untuk sementara waktu, dalam mendukung pembangunan dermaga di Nusa Penida," kata Suyasmin.
Seperti diberitakan sebelumnya, sesuai dengan rencana induk pelabuhan nasional, mulai bulan Februari tahun 2021 pelabuhan yang dulunya dibangun untuk Kapal pesiar guna menunjang pariwisata di Karangasem itu dioperasikan sebagai Pelabuhan Pengumpul yang melayani lintas Gili Mas - Tanah Ampo.
Pelabuhan Pengumpul merupakan Pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah menengah, dan sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar Provinsi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 992 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah