Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
DPRD Badung Dorong Jaringan Utilitas Terpadu Bawah Tanah di Kawasan Wisata
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam upaya menata utilitas di destinasi wisata Kabupaten Badung, DPRD Badung mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk melakukan pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu di bawah tanah.
Dorongan tersebut disampaikan Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, saat melaksanakan kegiatan beach clean up di Pantai Legian, Desa Adat Legian, Kecamatan Kuta, Badung, Jumat (30/1/2026).
Menurut Puspa Negara, penataan kabel menjadi hal penting agar tidak terlihat semrawut di suatu wilayah, khususnya di kawasan pariwisata Kabupaten Badung yang menjadi wajah destinasi wisata dunia.
"Jaringan Utilitas Terpadu sangat diperlukan untuk mengurangi keberadaan tiang dan mengurai kesembrawutan kabel yang melintang di Destinasi Wisata, sehingga merusak pemandangan kawasan," jelasnya.
Selain merusak estetika, kabel yang semrawut juga dinilai mengganggu aktivitas adat dan keagamaan masyarakat, terutama saat pelaksanaan upacara Pitra Yadnya.
"Kondisi kabel sembraut menyulitkan masyarakat melalui jalan ketika melaksanakan upacara Pitra Yadnya seperti prosesi Ngaben mengarak, mengusung jenasah mempergunakan Bade ataupun ketika prosesi Nyekah saat mengarak, mengusung mempergunakan meru atau atap bertumpuk", paparnya.
Ia menilai, keberadaan Jaringan Utilitas Terpadu sangat berguna untuk menata berbagai jenis kabel agar tidak saling tumpang tindih dan membahayakan.
"Jaringan Utilitas Terpadu, sangat bermanfaat untuk mengurangi kabel optik ataupun kabel seluler maupun kabel PLN tidak saling tumpang tindih, dan bahkan beranak cucu hingga memiliki cicit.Jaringan utilitas di atas kepala kita, sebaiknya ada di bawah tanah," ucapnya.
Puspa Negara mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Badung sebenarnya telah menyediakan jaringan utilitas terpadu bawah tanah sejak 2017, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal oleh para penyedia layanan.
"Tahun 2017 Pemkab Badung telah ada Jaringan Utilitas Terpadu bawah tanah dari Basangkasa hingga Seminyak, ini sudah ada jaringannya.Hanya saja kabel provider belum ada yang masuk ke dalam tanah," ujarnya.
Ia juga mencontohkan beberapa wilayah di Kelurahan Legian yang telah menempatkan utilitas di bawah tanah sehingga tampak lebih tertata dan mempercantik kawasan.
"Di Kelurahan Legian, ada sejumlah titik yang utilitasnya telah berada di dalam tanah, seperti jalan Dewi Sri, dan dilanjutkan Jalan Legian, sehingga mempercantik kawasan tersebut," cetusnya.
Menurutnya, program pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus Pemkab Badung seharusnya juga memberikan perhatian serius terhadap penataan utilitas.
“Pemerintah Badung harus peduli akan hal ini, dimana jika telah fokus pada infrastruktur termasuk utilitas yang ada di atas kepala kita, kemudian tiang yang beranak pianak, bercucu bahkan bercicit, harus segera dibereskan," bebernya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Badung harus mampu berkelas dunia pada 2026, sejalan dengan posisi Badung sebagai destinasi wisata internasional.
"Pembangunan infrastruktur Badung diharapkan harus berkelas, world class infrastrucer di 2026, kita meminta agar dilakukan beautifulfikasi termasuk pendestraian (trotoar) samigita, ini dalam tahap detail engineering," paparnya.
Ke depan, Puspa Negara berharap seluruh utilitas, khususnya di kawasan wisata, dapat ditempatkan di bawah tanah dan diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Badung.
"Kami mendorong pemerintah khususnya Badung ketika membangunan infrastruktur dari jalan protokol, jalan ring road dan jalan lingkungan agar semua utilitas masuk ke dalam tanah,” harap Puspa Negara.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang