Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ekonomi RI Diramal Lesu di 2023, Ditinggal Vietnam dan Filipina

Rabu, 5 April 2023, 17:34 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnbcindonesia.com/Ekonomi RI Diramal Lesu di 2023, Ditinggal Vietnam dan Filipina

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Asia Development Bank (ADB) mengeluarkan rilis terbaru mengenai outlook pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang, khususnya di Asia.

Pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 4,7 persen pada 2023, turun dari pertumbuhan pada tahun lalu yang mencapai 5,6 persen dan akan tumbuh menjadi 5 persen pada 2024.

"Pemulihan berkelanjutan ini, sebagian besar disebabkan oleh pembukaan kembali ekonomi sub kawasan tersebut," tulis ADB dalam laporannya bertajuk Asian Development Outlook (ADO) April 2023, dikutip Selasa (4/4/2023).

ADB menyebut, negara-negara yang sebagian produk domestik bruto (PDB) disumbangkan dari sektor pariwisata akan mendapatkan keuntungan lebih dari dibukanya kembali aktivitas di Cina. Negara-negara yang dimaksud yakni Kamboja, Filipina, dan Thailand.

Pertumbuhan di Asia Tenggara didorong oleh pembukaan kembali ekonomi dan konsumsi swasta, serta investasi yang lebih kuat mempercepat pertumbuhan di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Adapun, outlook ADB untuk ekonomi Indonesia pada 2023 diperkirakan akan mencapai 4,8 persen dan akan meningkat menjadi 5 persen pada tahun 2024.

Dibandingkan pertumbuhan ekonomi negara ASEAN lainnya, Indonesia masih kalah dari perkiraan pertumbuhan ekonomi Filipina yang diperkirakan tumbuh 6 persen dan Vietnam yang diperkirakan tumbuh 6,5 persen.

Sementara dibandingkan dengan outlook ekonomi Malaysia dan Singapura, Indonesia lebih unggul. Outlook ekonomi Malaysia pada 2023 diperkirakan mencapai 4,7 persen dan Singapura diperkirakan mencapai 2 persen.

Berikut outlook pertumbuhan ekonomi oleh ADB untuk negara-negara kawasan ASEAN untuk 2023 dan 2024.

- Brunei Darussalam, diperkirakan akan tumbuh 2,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 2,8 persen pada 2024.

- Kamboja, pertumbuhan ekonominya diperkirakan akan tumbuh 5,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6 persen pada 2024.

- Indonesia, ekonominya diperkirakan tumbuh 4,8 persen pada 2023 dan akan tumbuh 5 persen pada 2024.

- Laos, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 4 persen pada 2023 dan akan tumbuh 4 persen pada 2024.

- Malaysia, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 4,7 persen pada 2023 dan akan tumbuh 4,9 persen pada 2024.

- Myanmar, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 2,8 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3,2 persen pada 2024.

- Filipina, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 6 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6,2 persen pada 2024.

- Singapura, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 2 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3 persen pada 2024.

- Thailand, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 3,3 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3,7 persen pada 2024.

- Thailand, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 3,1 persen pada 2023 dan turun menjadi 3 persen pada 2024.

- Vietnam, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 6,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6,8 persen pada 2024.

(sumber: cnbcindonesia.com)


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami