Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Ekonomi RI Diramal Lesu di 2023, Ditinggal Vietnam dan Filipina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Asia Development Bank (ADB) mengeluarkan rilis terbaru mengenai outlook pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang, khususnya di Asia.
Pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 4,7 persen pada 2023, turun dari pertumbuhan pada tahun lalu yang mencapai 5,6 persen dan akan tumbuh menjadi 5 persen pada 2024.
"Pemulihan berkelanjutan ini, sebagian besar disebabkan oleh pembukaan kembali ekonomi sub kawasan tersebut," tulis ADB dalam laporannya bertajuk Asian Development Outlook (ADO) April 2023, dikutip Selasa (4/4/2023).
ADB menyebut, negara-negara yang sebagian produk domestik bruto (PDB) disumbangkan dari sektor pariwisata akan mendapatkan keuntungan lebih dari dibukanya kembali aktivitas di Cina. Negara-negara yang dimaksud yakni Kamboja, Filipina, dan Thailand.
Pertumbuhan di Asia Tenggara didorong oleh pembukaan kembali ekonomi dan konsumsi swasta, serta investasi yang lebih kuat mempercepat pertumbuhan di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Adapun, outlook ADB untuk ekonomi Indonesia pada 2023 diperkirakan akan mencapai 4,8 persen dan akan meningkat menjadi 5 persen pada tahun 2024.
Dibandingkan pertumbuhan ekonomi negara ASEAN lainnya, Indonesia masih kalah dari perkiraan pertumbuhan ekonomi Filipina yang diperkirakan tumbuh 6 persen dan Vietnam yang diperkirakan tumbuh 6,5 persen.
Sementara dibandingkan dengan outlook ekonomi Malaysia dan Singapura, Indonesia lebih unggul. Outlook ekonomi Malaysia pada 2023 diperkirakan mencapai 4,7 persen dan Singapura diperkirakan mencapai 2 persen.
Berikut outlook pertumbuhan ekonomi oleh ADB untuk negara-negara kawasan ASEAN untuk 2023 dan 2024.
Baca juga:
Turis Asing Masuk ke RI Akan Dipajaki
- Brunei Darussalam, diperkirakan akan tumbuh 2,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 2,8 persen pada 2024.
- Kamboja, pertumbuhan ekonominya diperkirakan akan tumbuh 5,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6 persen pada 2024.
- Indonesia, ekonominya diperkirakan tumbuh 4,8 persen pada 2023 dan akan tumbuh 5 persen pada 2024.
- Laos, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 4 persen pada 2023 dan akan tumbuh 4 persen pada 2024.
- Malaysia, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 4,7 persen pada 2023 dan akan tumbuh 4,9 persen pada 2024.
- Myanmar, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 2,8 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3,2 persen pada 2024.
- Filipina, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 6 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6,2 persen pada 2024.
- Singapura, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 2 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3 persen pada 2024.
- Thailand, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 3,3 persen pada 2023 dan akan tumbuh 3,7 persen pada 2024.
- Thailand, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 3,1 persen pada 2023 dan turun menjadi 3 persen pada 2024.
- Vietnam, diperkirakan ekonominya akan tumbuh 6,5 persen pada 2023 dan akan tumbuh 6,8 persen pada 2024.
(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2002 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1837 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1365 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1245 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah