Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Festasada 2026 Sukasada Bangkitkan Seni Budaya Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Festival Seni Adat dan Budaya Sukasada (Festasada) kembali digelar sebagai momentum penting dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal di Kecamatan Sukasada.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, secara resmi membuka Festasada 2026 di RTH Taman Bung Karno (TBK), Jumat (17/4/2026). Ia menegaskan festival ini memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah.
“Festasada Tahun 2026 menjadi wadah yang sangat strategis untuk menampilkan, melestarikan, sekaligus mengembangkan potensi seni, adat, dan budaya yang ada di kawasan Kecamatan Sukasada”, ungkapnya.
Menurutnya, Festasada tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi, promosi daerah, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
“Saya berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku seni budaya untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya yang kita miliki,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, seniman, hingga masyarakat. Sutjidra berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, Festasada diharapkan mampu memperkuat jati diri masyarakat Sukasada sekaligus menjadi etalase budaya yang membanggakan bagi Kabupaten Buleleng,” tutup Sutjidra.
Sementara itu, Plt. Camat Sukasada, I Komang Budiarsana, menyebutkan bahwa Festasada menjadi momentum kebangkitan seni budaya setelah sempat vakum sejak 2020.
"Kami ingin membangkitkan kembali seni dan budaya Sukasada yang adiluhung dan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Buleleng," ujarnya.
Festival ini menampilkan beragam pertunjukan seni khas daerah, seperti Tari Selat Segara, baleganjur, hingga kesenian tradisional unik seperti menggoak-goakan dari Desa Panji, Rejang Renteng, serta Burdah dari Desa Pegayaman yang mencerminkan akulturasi budaya di Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan