Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gara-gara Selang Kompor, Pria di Buleleng Tikam Ipar

Jumat, 3 April 2026, 11:52 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Gara-gara Selang Kompor, Pria di Buleleng Tikam Ipar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang pria asal Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, berinisial Radian Madi Wijaya (37) harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah nekat menikam iparnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/3), saat Radian menusuk bagian perut iparnya, Hadi (37), menggunakan sebilah pisau. Aksi tersebut dipicu kesalahpahaman terkait hilangnya selang kompor gas.

Seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Jumat (3/4) menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban berusaha mencari selang kompor miliknya yang hilang di sekitar rumah.

Korban yang bekerja sebagai buruh harian lepas sempat menanyakan kepada ibunya, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan selang tersebut. Pencarian kemudian dilanjutkan ke rombong bekas tempat jualannya, namun hasilnya tetap nihil.

Situasi mulai memanas ketika pelaku meminta korban mengembalikan posisi rombong seperti semula. Permintaan tersebut memicu pertengkaran di antara keduanya.

"Permintaan itu memicu adu mulut. Dalam kondisi emosi, korban juga sempat menendang kompor. Hal ini kemudian membuat pelaku marah, dia pergi untuk mengambil pisau, kemudian mencekik dan mengarahkan pisau tersebut ken perut korban," ungkap Iptu Yohana.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayatan di bagian perut sebelah kiri. Beruntung luka yang dialami tidak sampai mengancam nyawa.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melerai pertikaian. Korban kemudian dilarikan oleh pihak keluarga ke bidan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka sayatan pada bagian perut sebelah kiri dan merasakan nyeri akibat kejadian tersebut,” terang IPTU Yohana.

Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Celukan Bawang pada Selasa (31/3) dengan nomor laporan LP/B/1/III/2026/SPKT/Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang/Polres Buleleng/Polda Bali.

"Laporannya sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Celukan Bawang, dengan melakukan serangkaian penyelidikan," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami