Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Gedung 42 Lantai Kebakaran di Hong Kong, Ratusan Orang Dievakuasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah gedung pencakar langit di Hong Kong kebakaran hebat pada Kamis (2/3) malam.
Sekitar 130 orang telah dievakuasi akibat musibah tersebut. Polisi setempat mengatakan mereka yang dievakuasi berada di area perbelanjaan.
Gedung yang terbakar adalah proyek gedung setinggi 42 lantai dari Empire Group. Gedung ini rencananya dibangun untuk akomodasi tempat tinggal Mariners Club dan sebuah hotel, menurut situs web perusahaan.
Mariners Club dibuka pada 1967 untuk menyediakan akomodasi yang terjangkau bagi para pelaut, dan populer di kalangan pekerja maritim yang melewati Hong Kong.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Para petugas pemadam kebakaran masih memadamkan kobaran api di lokasi kejadian di proyek pembangunan ulang di distrik Tsim Sha Tsui pada Jumat (3/3) dini hari.
Kobaran api juga terlihat dari sisi lain Pelabuhan Victoria. Wartawan Reuters, yang menjadi saksi mata, melaporkan beberapa lantai atas gedung dilalap api.
Puing-puing berjatuhan yang masih berkobar memicu kebakaran yang lebih kecil di bangunan yang berdekatan. Polisi mengatakan penyebab kebakaran saat ini belum diketahui.
Sampai saat ini, perusahaan Empire Group juga belum bersedia menanggapi permintaan komentar dari media terkait kebakaran gedung pencakar langit ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2002 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1837 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1365 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1245 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah