Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Geger Kasus Alkohol Beracun di India Makan 56 Korban Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi di distrik Kallakurichi, India, melaporkan korban tewas imbas keracunan alkohol mencapai 56 jiwa dan ratusan orang masih dalam perawatan intensif.
"Sebanyak 56 orang meninggal hingga saat ini dan sekitar 117 orang saat ini di bawah perawatan medis," ujar pejabat kepolisian Kallakurichi, Rajat Chaturvedi, pada Senin (24/6), dikutip AFP.
Akhir pekan lalu, ratusan orang mengonsumsi alkohol ilegal yang dicampur zat berbahaya.
Menteri negara bagian Tamil Nadu, MK Stalin, menjelaskan minuman berasal dari arak local dicampur metanol beracun. Dalam beberapa jam, 37 orang tewas tak lama setelah mengonsumsi minuman tersebut.
Di India mengonsumsi minuman beralkohol murah zat berbahaya kerap dilakukan warga. Mereka juga sering menambahkan metanol untuk memperkuat efek mabuk.
Metanol padahal merupakan salah satu bahan kimia yang cukup keras dan berbahaya, efeknya bisa menyebabkan kebutaan, kerusakan hati, hingga kematian.
Warga yang biasanya membeli alkohol murah karena tak sanggup membeli jenis minuman ini dari toko yang dikelola pemerintah.
Harga minuman keras di warung ilegal biasanya hanya dibanderol seharga 60 rupee atau Rp11 ribu. Beberapa orang mengonsumsi miras sebelum bekerja. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1211 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 943 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 774 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 703 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik