Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Telur di Negara Resah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peternak ayam petelur resah karena bahan pakan merangkak naik. Kendati harga telur ayam naik, tapi konsumen tidak tahu kenaikan telur ayam justru terdampak dari kenaikan harga pakan.
Imbasnya harga telur melambung dari harga per krat Rp45 ribu kini menjadi seharga Rp55 ribu per krat.
Pemilik ayam petelur Dewa Ayu Putu Suriati (58) asal Banjar Kembang Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana mengatakan, semenjak harga pakan naik, ia mulai resah karena secara tidak langsung mengakibatkan harga telur naik.
Kata dia, pembeli maunya membeli murah dengan menawar lantas ia terpaksa tetap menjualnya dengan harga murah.
"Untuk komoditi pakan dalam sehari 1,5 kwintal dengan harga per kilo Rp74 ribu. Setiap hari 2 kali memberikan pakan. Selain pakan juga perawatan seperti vitamin, sehingga menghasilkan telur yang baik dan bermutu," ungkap peternak yang memiliki 1.350 ekor ayam petelur ini, Jumat (24/06/2022).
Untuk pemeliharaan dan perawatan kandang, ia juga menggunakan sistem sanitasi. Sehingga, imbuhnya, kotoran ditampung dalam sumur pembuangan.
Suriati juga menuturkan harga yang diambil di kandang Rp45 ribu. Sehari ia mampu meraup rata-rata 960 butir telur.
"Harapan harga pakan tetaplah sehingga bisa sedikit lega. Selain pelanggan ada juga pelanggan dari tetangga sendiri. Dulu ayam petelur di beli dari luar kabupaten," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan