Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Heboh Pria Lapisi Seluruh Bodi Mobilnya dengan Emas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Emas kerap digunakan sebagai perhiasan ataupun aksesoris, baik oleh pria dan wanita, karena dinilai bisa meningkatkan derajat seseorang. Namun, berbeda dengan pria pemilik mobil yang satu ini.
Seorang pria dari Vietnam bernama Tran Duc Loi menggunakan emas untuk melapisi seluruh bodi mobil. Pengusaha dari provinsi An Giang, Vietnam ini memang dikenal cukup nyentrik dan mencolok setiap keluar rumah.
Sampai-sampai, ia pun melapisi seluruh bodi mobil Lexus dengan emas. Ternyata ia memiliki alasan yang cukup kuat.
Tran Duc Loi menganggap kalau hidup berdampingan dengan emas akan membawa keberuntungan. Apalagi menyinggung soal bisnisnya, emas selalu menarik keberuntungan.
"Awalnya aku hanya memakai beberapa perhiasan, lalu aku terus menambahkannya. Aku mulai merasakan beratnya tapi aku menjadi terbiasa," ungkap Tran Duc Loi.
"Aku mencoba untuk menemukan keseimbangan, karena aksesoris emas kecil dapat rusak dengan mudah, sementara yang terlalu tebal akan berat dipakai untuk waktu lama," imbuhnya.
Meski demikian, banyak yang mempertanyakan keabsahannya karena tidak mungkin meninggalkan mobil Lexus-nya begitu saja bila benar-benar dilapisi emas. Terlepas dari itu, untuk melapisi mobil dengan logam mulia, pastinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Tak hanya mobil yang dilapisi emas, motornya pun sebagian dilapisi dengan emas di beberapa komponennya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1886 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1278 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1146 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah