Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 30 Mei 2026
Hotel Griya Santrian Bertahan 54 Tahun, Andalkan “Soul” Pariwisata Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat, Griya Santrian tetap mampu bertahan sebagai salah satu hotel favorit wisatawan di Bali selama lebih dari lima dekade.
Hotel yang berlokasi di kawasan Sanur itu kini memasuki usia ke-54 tahun dan masih menjadi pilihan wisatawan yang mencari suasana tenang, hangat, serta nuansa khas Bali.
Direktur Griya Santrian, Ida Bagus Gede Agung Sidharta Putra mengungkapkan, konsistensi menjaga karakter hotel menjadi salah satu alasan utama tamu tetap setia datang kembali ke Sanur. Sanur yang dikenal dengan panorama matahari terbit, suasana lebih tenang, dan lingkungan yang nyaman disebut sangat cocok bagi wisatawan asal Eropa dan Australia.
"Mereka juga menyukai sentuhan tradisional Bali dengan taman yang bagus. Kami mempertahankan konsep itu namun tetap memasukkan unsur teknologi," sebutnya.
Selain mempertahankan konsep tradisional Bali, Griya Santrian juga melakukan transformasi digital untuk mendukung operasional dan pemasaran hotel. Menurut pria yang akrab disapa Gus De itu, digitalisasi dilakukan mulai dari sistem inventaris hingga pemasaran melalui media sosial dan sistem pemesanan daring yang lebih fleksibel.
"Ini lebih murah dan tepat sasaran. Sistem booking sekarang juga jauh lebih fleksibel secara online," katanya usai kegiatan pelepasan tukik untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut di Sanur dalam rangka memperingati HUT ke-54 Griya Santrian, Selasa (26/05/2026).
Ia menilai, kekuatan utama hotel bukan hanya fasilitas, melainkan hubungan emosional yang dibangun antara tamu dan staf hotel selama bertahun-tahun.

"Mereka sering kembali karena ingin bertemu staf tertentu. Moto kami adalah 'Everyone is a Family'. Hubungan baik antara tamu, pemilik, dan staf adalah aset terbesar yang membuat orang tetap ingin melihat Bali di Sanur melalui Griya Santrian," bebernya.
"Banyak hotel baru yang mewah di Nusa Dua atau Canggu, tapi di sini tamu mencari 'jiwa' (soul)," tukasnya.
Dalam perayaan ulang tahun ke-54 tahun ini, Griya Santrian mengusung tema “Rejuvenation” atau peremajaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tren wisatawan, khususnya generasi milenial dan Gen Z.
"Kami melakukan peremajaan di kamar-kamar, mengedepankan teknologi, serta memperbaiki fasilitas seperti restoran agar lebih kompetitif," sebut dia.
Meski terus bertransformasi, pihak hotel menegaskan tetap mempertahankan identitas budaya Bali yang selama ini menjadi ciri khas Sanur. Terlebih, kawasan Sanur kini semakin berkembang sebagai destinasi wellness tourism dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Bali International Hospital.
"Kami menghargai sejarah kami tetapi tetap menyambut masa depan sesuai perkembangan zaman tanpa kehilangan akar yang dibangun selama 54 tahun," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2312 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2234 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1641 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1549 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli