Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hotel Griya Santrian Bertahan 54 Tahun, Andalkan “Soul” Pariwisata Sanur

Rabu, 27 Mei 2026, 12:09 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Griya Santrian/Hotel Griya Santrian Bertahan 54 Tahun, Andalkan Soul Pariwisata Sanur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat, Griya Santrian tetap mampu bertahan sebagai salah satu hotel favorit wisatawan di Bali selama lebih dari lima dekade.

Hotel yang berlokasi di kawasan Sanur itu kini memasuki usia ke-54 tahun dan masih menjadi pilihan wisatawan yang mencari suasana tenang, hangat, serta nuansa khas Bali.

Direktur Griya Santrian, Ida Bagus Gede Agung Sidharta Putra mengungkapkan, konsistensi menjaga karakter hotel menjadi salah satu alasan utama tamu tetap setia datang kembali ke Sanur. Sanur yang dikenal dengan panorama matahari terbit, suasana lebih tenang, dan lingkungan yang nyaman disebut sangat cocok bagi wisatawan asal Eropa dan Australia.

"Mereka juga menyukai sentuhan tradisional Bali dengan taman yang bagus. Kami mempertahankan konsep itu namun tetap memasukkan unsur teknologi," sebutnya.

Selain mempertahankan konsep tradisional Bali, Griya Santrian juga melakukan transformasi digital untuk mendukung operasional dan pemasaran hotel. Menurut pria yang akrab disapa Gus De itu, digitalisasi dilakukan mulai dari sistem inventaris hingga pemasaran melalui media sosial dan sistem pemesanan daring yang lebih fleksibel.

"Ini lebih murah dan tepat sasaran. Sistem booking sekarang juga jauh lebih fleksibel secara online," katanya usai kegiatan pelepasan tukik untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut di Sanur dalam rangka memperingati HUT ke-54 Griya Santrian, Selasa (26/05/2026).

Ia menilai, kekuatan utama hotel bukan hanya fasilitas, melainkan hubungan emosional yang dibangun antara tamu dan staf hotel selama bertahun-tahun.

"Mereka sering kembali karena ingin bertemu staf tertentu. Moto kami adalah 'Everyone is a Family'. Hubungan baik antara tamu, pemilik, dan staf adalah aset terbesar yang membuat orang tetap ingin melihat Bali di Sanur melalui Griya Santrian," bebernya.

"Banyak hotel baru yang mewah di Nusa Dua atau Canggu, tapi di sini tamu mencari 'jiwa' (soul)," tukasnya. 

Dalam perayaan ulang tahun ke-54 tahun ini, Griya Santrian mengusung tema “Rejuvenation” atau peremajaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tren wisatawan, khususnya generasi milenial dan Gen Z.

"Kami melakukan peremajaan di kamar-kamar, mengedepankan teknologi, serta memperbaiki fasilitas seperti restoran agar lebih kompetitif," sebut dia.

Meski terus bertransformasi, pihak hotel menegaskan tetap mempertahankan identitas budaya Bali yang selama ini menjadi ciri khas Sanur. Terlebih, kawasan Sanur kini semakin berkembang sebagai destinasi wellness tourism dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Bali International Hospital.

"Kami menghargai sejarah kami tetapi tetap menyambut masa depan sesuai perkembangan zaman tanpa kehilangan akar yang dibangun selama 54 tahun," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami