Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Israel Bakal Tingkatkan Serangan, Persiapan Serbuan Darat ke Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel mengumumkan bakal meningkatkan serangan ke wilayah Gaza yang dikuasai Hamas pada Sabtu (21/10), hanya beberapa jam usai bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari Mesir masuk Jalur Gaza.
Israel menyatakan pihaknya bertujuan mengurangi risiko yang akan dihadapi pasukannya ketika mereka masuk Gaza dalam fase berkutnya. Perang telah berkecamuk antara Israel dan Hamas setelah kelompok militan ini melakukan serangan mematikan ke Israel pada 7 Oktober.
Setidaknya 1.400 warga Israel tewas, sebagian besar warga sipil. Israel juga telah menewaskan lebih dari 4.300 warga Palestina di Gaza setelah melakukan serangan balik.
Israel telah mengepung Gaza dari berbagai sisi, memutus pasokan makanan, air, listrik dan bahan bakar ke wilayah padat penduduk sebanyak 2,4 juta orang itu. Banyak pihak mengkhawatirkan bakal terjadi bencana kemanusiaan bila warga Palestina tak mendapatkan bantuan.
Puluhan ribu tentara Israel telah dikerahkan ke perbatasan Gaza menjelang serangan darat yang diperkirakan akan dimulai.
"Mulai hari ini, kami meningkatkan serangan dan meminimalkan bahaya," kata juru bicara militer Laksamana Daniel Hagari pada konferensi pers, Sabtu (21/10), diberitakan AFP.
"Kita harus memasuki fase perang berikutnya dalam kondisi terbaik, bukan berdasarkan apa yang orang lain katakan kepada kita," katanya lagi.
Kepala staf Letnan Jenderal Herzi Halevi mengatakan pasukannya siap menghadapi kejutan apapun yang Hamas siapkan ketika mereka memasuki Gaza saat mengunjungi ke infantri di baris depan.
"Gaza berpenduduk padat, musuh sedang mempersiapkan banyak hal di sana, tapi kami juga bersiap menghadapinya," papar Halevi.
Truk bantuan masuk Gaza
Setidaknya ada 20 truk yang dilihat reporter AFP masuk ke Gaza dari Mesir melewati perbatasan Rafah, satu-satunya perbatasan yang tak dikendalikan Israel.
Truk-truk itu telah menunggu selama berhari-hari di Mesir setelah Israel setuju permintaan sekutu utamanya, Amerika Serikat, untuk mengizinkan bantuan masuk.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan 20 truk yang diterima tidak memenuhi kebutuhan warga Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1037 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah