Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Kadiskes Luruskan Isu Flu Burung di Sidemen
Amlapura
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Isu berkembangnya Flu Burung di kawasan sejuk Sidemen Karangasem, menyeruak dalam pekan terakhir. Pemicunya lantaran ditemukan ada 3 Pasien asal Desa Lokasari Banjar Lebu GedeKecamatan Sidemen yang dirujuk ke RSUP Sanglah setelah sempat mendapat perawatan di RS Klungkung .
Awalnya pasien dimaksud ditengarai pasien suspect Flu Burung. Spontan informasi ini membuat keresahan warga dan gusar khususnya bagi Dinas Kesehatan Karangasem. Guna mencari tahu fakta sebenarnya, Kadiskes Karangasem melalui tim satgas Flu Burung kabupaten bersama tim propinsi turun langsung melakukan pengecekan.
Selanjutnya pada Senin (8/9), menegaskan bahwa isu suspect Flu Burung di Sidemen tidak benar. Pernyataan demikian disampaikan, Plt Kadis Kesehatan Kab. Karangasem dr. I Wayan Suardana.
Dalam keterangan persnya yang dilansir Humas Sekdakab Karangasem menyebutkan setelah tim satgas Flu Burung Kabupaten Karangasem bersama Propinsi turun ke lapangan melakukan pengecekan, untuk sementara pasien batuk pilek yang dirujuk ke RSUP Sanglah dari RSUD Klungkung belum ditemukan ada kaitan dengan kemungkinan terjangkit virus Flu Burung ataupun suspect.
“Sementara kita simpulkan terhadap ketiga pasien yang dirujuk ke RS Sanglah belum terbukti terinfeksi flu burung sebagaimana seperti yang diisukan selama ini, “ Terang Dr. I Wayan Suardana.
Hal ini, dibuktikan di lapangan karena tidak ditemukan adanya ayam yang mati mendadak dan menunjukkan gejala Flu Burung. Namun yang terjadi demikian dr. Suardana, munculnya kekawatiran sejumlah warga setempat akan kemungkinan terserang flu burung, picunya karena seorang warga setempat sempat membeli ayam saat Kuningan, namun setelah dua ekor ayam yang dibelinya di Klungkung dipotong untuk bahan makanan, besoknya dua ayam betina setempat ada yang mati berikut 11 ekor anak-anaknya.
Tragisnya kejadian tersebut disusul sejumlah warga menderita sakir batuk pilek mencapai 24 orang yang kemudian diantar berobat ke Puskesmas oleh Kades setempat. Dimana pada akhirnya 3 orang yang dirujuk ke RSUD Klungkung dan lanjut dirujuk ke RS Sanglah. (kkk)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang