Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Kakek di Gianyar Akhiri Hidup Gantung Diri di Pohon Kamboja
BERITABALI.COM, GIANYAR.
KD (78) mengakhiri hidup dengan gantung diri di halaman rumahnya di Kecamatan Ubud, Gianyar. Jenazah korban diketahui tergantung Selasa (22/11) pukul 04.30 WITA.
Korban mengikat selendang di pohon Kamboja. Kejadian berawal sekitar pukul 04.30 WITA, anak korban, Ni Nyoman Meitri terbangun dan hendak buang air kecil ke kamar mandi. Setelah keluar dari kamar dan bejalan ke kamar mandi tiba - tiba saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di batang pohon Kamboja dengan menggunakan selendang warna orange.
Kondisinya tanpa menggunakan baju hanya menggunakan celana warna hitam. Melihat hal tersebut saksi langsung spontan berteriak yang di dengar oleh menantu Ni Made Kenyung Ariati dan cucunya Ni Luh Made Suarningsih. Selanjutnya saksi menghubungi kaling Padangtegal Mekarsari dan Polsek Ubud guna proses lebih lanjut.
Pukul 05.00 WITA Polsek Ubud yang dipimpin pawas Iptu Ngakan Ketut Erawan P, SH.,MH tiba di TKP dan langsung melaksanakan olah TKP. Dari hasil keterangan saksi, korban sempat diajak ke rumah sakit Aricanti Mas, kira-kira seminggu yang lalu. Yang mana sebelumnya sempat mengeluhkan sakit pada dadanya dan tensi tinggi.
Kapolsek Ubud, Kompol Gusti Ngurah Yudistira membenarkan kejadian tersebut.
“Sebab-sebab kematian korban belum diketahui secara pasti, namun ada dugaan korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh sehingga korban nekat bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan selendang warga orange dan yang diikatkan pada bentangan pohon kamboja,” jelasnya.
Pihak keluarga telah menyatakan menerima secara ikhlas peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah dan tidak akan menuntut siapapun. Saat ini jenazah korban I KD masih berada di rumah duka di Lingkungan Padangtegal Mekarsari, Kelurahan/Kecamatan Ubud dan untuk pelaksanaan upacara penguburan akan dilaksanakan pada 24 November di kuburan Desa Adat Padangtegal, Ubud.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3337 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 916 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 675 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun