Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kaum 'Jompo' Wajib Catat, Ini 5 Penyebab Nyeri Sendi di Usia Muda
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak anak muda kini mengeluhkan gejala-gejala 'jompo'. Persendian nyeri, punggung pun encok.
Pertanyaannya, apa penyebab nyeri sendi di usia muda?
Persendian merupakan bagian tubuh tempat bertemunya tulang. Sendi memungkinkan tulang kerangka bergerak.
Nyeri sendi sendiri biasanya mengacu pada rasa tidak nyaman, nyeri, dan sakit di salah satu bagian tubuh. Biasanya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.
Penyebab nyeri sendi di usia muda
Sering kali nyeri pada persendian disebabkan oleh cedera dan kondisi medis tertentu. Artritis atau radang sendiri merupakan penyebab yang paling umum.
Namun demikian, kondisi nyeri sendiri juga bisa disebabkan oleh faktor lain. Apalagi, saat nyeri sendiri dialami kelompok orang yang berusia lebih muda.
Berikut beberapa penyebab nyeri sendi di usia muda, merangkum berbagai sumber.
1. Faktor genetik
Osteoartritis merupakan salah satu jenis artritis yang paling umum. Mengutip Times of India, kondisi genetik tertentu meningkatkan risiko osteoartritis.
Kondisi genetik tertentu diketahui dapat memengaruhi produksi kolagen tubuh, protein yang membentuk tulang rawan sendi.
Kondisi ini bisa mulai memicu gejala sejak usia 20 tahunan.
2. Kelebihan berat badan
Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada sendi pinggul dan lutut. Kondisi ini dapat meningkatkan laju kerusakan tulang rawan sendi.
3. Aktivitas gerakan berulang
Gerakan berulang dan cedera seperti ligamen yang robek dapat memicu osteoartritis.
Nyeri sendi akibat cedera kerap dialami para atlet. Pekerjaan dan aktivitas yang melibatkan berdiri lama, mengangkat beban berat, dan membungkuk berulang kali juga dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan lebih cepat.
4. Infeksi
Beberapa jenis infeksi bisa menyerang persendian. Kondisi ini dikenal dengan istilah artritis inflamasi.
Artritis inflamasi terjadi saat sistem kekebalan tubuh secara keliru malah menyerang persendian. Saat ini terjadi, sendi dan beberapa organ dalam bisa mengalami kerusakan.
Infeksi lain yang bisa memicu peradangan pada persendian di antaranya campak dan hepatitis.
5. Asam urat tinggi
Meski identik dengan kelompok orang tua, namun kini asam urat tinggi juga banyak dialami anak muda. Kondisi ini terjadi karena penumpukan kadar asam urat dalam darah.
Rasa nyeri biasanya muncul pada sendi jempol kaki. Namun, rasa nyeri juga bisa dialami persendian lainnya.
Demikian beberapa penyebab nyeri sendi di usia muda. Konsultasikan dengan dokter jika nyeri sendi bertahan dalam waktu lama. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1045 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik