Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Kebakaran di Pasar Semat Sari Tibubeneng, Api Padam dalam Dua Jam
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kebakaran melanda puluhan kios dan los di Pasar Semat Sari Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Jumat (5/5/2023) malam.
Api berhasil dipadamkan Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung selama dua jam. Sebanyak 60 personel diturunkan untuk memadamkan api.
"Ada 13 unit mobil pemadam dari pos di kawasan Badung selatan dan tengah," ungkap Kepala Diskarmat Kabupaten Badung I Wayan Wirya di Badung.
Komandan Pleton Diskarmat Badung Kadek Widana menyebut berdasarkan laporan warga, api diduga bersumber dari beberapa kios di blok selatan pasar. Namun untuk penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
"Laporan masuk ke kami sekitar jam 00.03 WITA. Api saat itu sudah besar dan belum tahu pasti penyebabnya. Kalau sumbernya dari selatan," ujarnya.
Baca juga:
Pipa Pertamina Kebakaran di Jakarta Utara
Dirinya mengatakan, karena debit air pada pipa hydrant di wilayah Tibubeneng terbilang kecil. Pemadaman api akhirnya sedikit menemukan kendala suplai air.
Api terlihat melahap dengan cepat karena material didominasi kayu. Meskipun demikian api tidak sampai merembet ke toko-toko lain di sekitarnya.
"Kita habiskan waktu dua jam untuk bisa selesai. Semua titik api aman termasuk bara kecil dan reruntuhan di atap sudah dicek dan api sudah padam," pungkas Widana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1685 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1637 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1235 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1084 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah