Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Kerabat Tertahan di China, Warga Tionghoa Gelar Doa untuk Wuhan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Warga Tionghoa di Kabupaten Klungkung, Bali, menggelar doa bersama bagi warga Wuhan Tiongkok dan negara lain yang terinfeksi virus Corona agar bisa lekas pulih. Warga juga mendoakan agar kerabat atau saudara mereka yang masih berada di Tiongkok agar tidak tertular virus Corona dan bisa segera pulang ke Bali.
Doa bersama untuk warga Wuhan Tiongkok ini digelar warga etnis Tionghoa di sela-sela perayaan Imlek, di Taman Budaya Klungkung, Senin (3/2/2020) malam. Selain warga Tionghoa beragama Konghuchu, doa bersama ini juga diikuti warga lain beragama Budha, Hindu, Kristen dan Muslim.
Warga mendoakan agar warga yang terkena virus corona di Wuhan China dan negara lainnya bisa segera sembuh. Warga juga mendoakan agar wabah virus Corona ini segera bisa diatasi.
Beberapa warga Tionghoa yang hadir di acara doa mengaku ada teman, saudara dan kerabatnya yang masih berada di Tiongkok dan belum bisa pulang ke Bali karena adanya larangan penerbangan dari Tiongkok ke Bali.
Warga berharap kerabat atau saudara mereka yang masih tertahan di Tiongkok bisa segera pulang ke Bali atau Indonesia.
"Kebetulan anak saya ada di sana juga (China), dan beberapa kerabat, teman dan keluarga kami jugas masih ada di sana, tapi tidak di Wuhan, di kota lainnya di China, semoga bisa segera pulang," ujar Widyanto Putra, salah satu warga Tionghoa di Klungkung, yang juga Ketua MAKIN (Majelis Konghuchu Indonesia) Klungkung.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1020 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 820 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 636 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 597 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik