Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Kisruh Tapal Batas Desa Adat Kuta-Pemogan Coba Dimediasi Pemkab Badung Hari Ini
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan permasalahan tapal batas antara Desa Adat Kuta dan Desa Adat Pemogan, Denpasar bakal diselesaikan secara musyawarah dengan mempertemukan kedua belah pihak pada hari ini, Rabu (26/4/2023).
"Ya sesuai rapat kami di Pemkab, serta pertemuan kami juga dengan lembaga dan dinas terkait di provinsi (Pemprov Bali), diputuskan itu (pertemuan dua pihak). Jadi akan ada persamaan persepsi lah istilahnya terkait batas desa ini," jelasnya, Selasa (25/4/2023) saat dikonfirmasi di Badung.
Baca juga:
Sekda Badung Soal Bangunan Gapura di Tapal Batas Desa Adat Kuta-Pemogan: Pasti Kita Bongkar
Dirinya mengatakan, telah menyerahkan sepenuhnya persoalan adat itu kepada dua belah pihak. Pemkab Badung, menurutnya akan senantiasa menjadi penengah, sekaligus memberikan ruang terkait penyelesaian masalah tapal batas ini.
Dirinya memaparkan, jika merujuk pada batas wilayah kabupaten secara administratif, lokasi gapura Desa Adat Pemogan disebut berada di wilayah Kabupaten Badung. Bahkan, pembangunannya dinilai telah melanggar karena memanfaatkan Ruang Milik Jalan (Rumija).
"Apalagi nanti pada tahun perubahan rencana kan ada pembangunan trotoar di kawasan itu. Jadi tidak bisa karena itu masuk wilayah Badung secara administratif," tutup Arnawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1873 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1704 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1269 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1138 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah