Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Konflik AS-Cina Bakal Picu Kiamat Baru, Ini Kata Menhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin memberikan peringatan soal konflik yang memanas antara sang negara adikuasa dengan Cina di Selat Taiwan.
Menurut Austin, ketegangan ini berpotensi menimbulkan 'kiamat' ekonomi yang mengerikan secara global. Hal tersebut ia sampaikan saat berbicara di KTT Top Security Asia, Sabtu (3/6) kemarin, di Singapura.
"Konflik ini akan berdampak sangat buruk pada ekonomi global," kata dia, dikutip dari Insider, Minggu (4/6/2023).
Pasalnya, ia mengatakan Selat Taiwan merupakan pusat perdagangan dunia yang penting. Seluruh dunia berupaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.
"Keamanan jalur pelayaran komersial dan rantai pasokan global sangat bergantung pada Selat Taiwan," ujarnya.
Dalam pidatonya, Austin juga menegur Cina yang tak terlibat dalam pembicaraan militer di KTT tersebut. Padahal, Menteri Pertahanan China Li Shangfu sempat hadir dalam rangkaian acara.
Shangfu lantas menolak hadir pada pertemuan multilateral di acara puncak. Padahal, Austin dan Shangfu sempat berjabat tangan saat makan malam di hari sebelumnya.
Diketahui, konflik AS dan Cina hingga kini masih menemui jalan buntu. Sengketa wilayah atas Taiwan masih terus berlanjut.
"Saya menyayangkan itikad Cina yang tak mau berkoordinasi secara serius untuk menyelesaikan krisis militer antara kedua negara," kata Austin dalam pertemuan itu, dikutip Reuters.
Menanggapi sindiran tersebut, Shangfu pun buka suara. Ia mengatakan relasi militer AS dan Cina saat ini dalam kondisi yang buruk/
"Tanggung jawab (untuk memperbaiki relasi kedua negara) sepenuhnya ada di tangan AS," kata dia.
Tak lama setelah pidato Austin, Reuters melaporkan kapal perang AS dan Kanada terlihat berlayar di Selat Taiwan. Sebelumnya, kondisi ini yang membuat Cina gusar dan kembali memanas dengan AS.
Perebutan area di Taiwan antara AS dan Cina sudah memuncak sejak beberapa bulan belakangan. Matthew Pottinger yang bertugas sebagai Deputi Keamanan Nasional AS di masa pemerintahan Donald Trump, mengatakan pada April lalu bahwa Cina akan menginvasi Taiwan dalam 10 tahun ke depan.
Sementara itu, dalam wawancara khusus dengan CNBC International bulan lalu, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk mengatakan konflik AS dan China atas Taiwan akan membahayakan satu dunia.
"Semua orang patut was-was," ujarnya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1960 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1778 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1313 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1193 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah