Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Koster Gelontorkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Korban Banjir di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu (15/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana dengan total nilai lebih dari Rp1,2 miliar.
Mengawali kunjungannya, Koster menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena baru dapat datang langsung ke lokasi. Ia menjelaskan bahwa sejak awal kejadian dirinya telah menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali untuk berada di lapangan melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak.
“Saya mohon maaf baru bisa datang sekarang karena ada sejumlah kegiatan yang harus diselesaikan. Namun sejak awal saya sudah menegaskan kepada BPBD Provinsi agar selalu berada di lokasi untuk mendata semua warga terdampak, termasuk korban jiwa serta kerusakan rumah dan infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya Wakil Gubernur Bali juga telah lebih dulu datang ke lokasi untuk memastikan penanganan awal berjalan dengan baik. Berdasarkan pendataan sementara, tercatat sebanyak 31 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, dan ringan.
Lebih lanjut Koster menjelaskan bahwa bantuan sebesar Rp1,2 miliar tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi Bali. Dana itu digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang terdampak banjir dengan nilai bantuan yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan.
Selain itu, Pemprov Bali juga memberikan santunan kepada keluarga korban jiwa. Salah satunya kepada keluarga korban atas nama Kadek Witana yang menerima santunan sebesar Rp15 juta.
Bantuan juga diberikan kepada masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana, seperti pemilik usaha ternak kambing dan ayam. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp7,5 juta.
Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas umum, khususnya instalasi air bersih di sejumlah desa terdampak di Kecamatan Banjar. Desa-desa tersebut antara lain Desa Tirtasari, Dencarik, Cempaga, Kayuputih, Gobleg, Tampekan, Sidatapa, Banjar Tegeha, Banyuseri, Desa Banjar, Banyuwatis, dan Munduk.
Bantuan juga dialokasikan untuk memperbaiki sejumlah tempat suci yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang, di antaranya Pura Taman Kupit dan Pura Sedahan Pangkung.
Koster menegaskan bahwa proses pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh BPBD Provinsi Bali. Ia meminta agar seluruh kerusakan yang belum tercatat segera diselesaikan sehingga bantuan dapat diberikan secara merata kepada masyarakat terdampak.
“Kalau masih ada yang belum terdata, saya minta segera dituntaskan supaya semuanya bisa dibantu. Jangan sampai ada warga yang terdampak tetapi belum mendapatkan perhatian,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tabah menghadapi bencana tersebut. Terkait dugaan penyebab banjir bandang, termasuk kemungkinan adanya aktivitas illegal logging, Koster mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"Belum tentu penyebabnya karena illegal logging. Akan kami cek dulu," katanya.
Ke depan, Koster juga meminta pemerintah daerah menghitung secara matang potensi bencana di wilayah tersebut, termasuk kemungkinan banjir bandang maupun bencana alam lainnya, agar langkah pencegahan dapat dilakukan sehingga kejadian serupa tidak terus berulang.
Selain itu, dirinya juga akan menugaskan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida untuk melakukan normalisasi Tukad Mendaum.
"Untuk sungai, akan saya tugaskan BWS untuk melakukan nomarlisasi, termasuk meninggikan senderannya," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3774 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang