Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Krisis Pangan Mengintai, Ramai-Ramai Tahan Ekspor Gula
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beberapa negara di dunia memutuskan untuk menahan sementara ekspor gula. Hal ini dilakukan untuk mengamankan kebutuhan dalam negeri yang saat ini terancam krisis. Terbaru, Kirgizstan menerapkan kebijakan terbaru ini selama enam bulan ke depan.
Kebijakan itu seiring dengan pasar gula yang mengalami peningkatan harga yang cukup tajam.
"Kirgizstan memberlakukan larangan kemungkinan ekspor massal gula dari Republik Kirgizstan, memastikan keamanan pangan negara itu dan menahan harga di pasar gula", kata kabinet dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (1/6/2022) dikutip AFP.
Langkah ini sendiri sebelumnya juga diambil oleh Kazakhstan.
Negara itu mengalami kekurangan stok gula akibat pembelian massal yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di Utara negara itu tepatnya di Perbatasan dengan Rusia.
Adapun, keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Ukraina telah mengguncang pasar makanan global. Ini menyebabkan sejumlah negara memberlakukan batasan atau larangan langsung pada ekspor makanan untuk menahan inflasi.
Tak hanya di Asia Tengah, India juga memberlakukan pembatasan penjualan gula dan gandum ke luar negeri pada bulan lalu. Dalam sebuah keterangan, pemerintah Negeri Bollywood itu menyebut langkah ini dilakukan inflasi harga pangan di negara itu memang sudah dalam tahap mengkhawatirkan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1989 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1815 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1345 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1224 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah