Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Kurir Nyaris Ditembak Senapan Angin di Panji Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang kurir bernama I Komang Dedi Suriantika (30), warga Desa Banyuaseri, nyaris menjadi korban penembakan menggunakan senapan angin. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Panji, Kabupaten Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz dikonfirmasi Rabu (18/2) mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (14/2) lalu dan telah dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Iptu Yohana menjelaskan, peristiwa bermula saat korban yang berprofesi sebagai kurir hendak mengantarkan barang ke salah satu rumah konsumennya di Desa Panji. Barang tersebut diantar menggunakan dua unit mobil.
Saat tiba di sebuah persimpangan jalan, korban mengaku kebingungan mencari alamat tujuan dan memutuskan berhenti sejenak. “Korban saat itu berhenti untuk bertanya dan memastikan lokasi rumah konsumennya," kata Iptu Yohana.
Ketika berhenti, tiba-tiba seorang warga berinisial K (45) merasa terganggu karena kendaraan korban dinilai menghalangi jalan. K kemudian membunyikan klakson berulang kali serta meneriaki korban agar tidak berhenti di tengah jalan.
Iptu Yohana menyebut, sempat terjadi adu mulut antara korban dan K. Setelah itu korban memilih melanjutkan perjalanan menuju rumah konsumennya.
“Setelah korban tiba di rumah konsumennya, terlapor bersama anaknya ternyata datang dengan membawa senapan angi. Senjata tersebut kemudian diarahkan ke kepala korban,” beber Iptu Yohana.
Tak hanya menodongkan senapan, K juga disebut sempat menarik pelatuk. Beruntung korban sempat menghindar sehingga peluru senapan angin hanya mengenai bagian rambutnya.
Dalam kondisi panik, korban berusaha merebut senjata tersebut namun dihalangi oleh terlapor dan anaknya. Hingga akhirnya korban berhasil menendang senapan itu sampai terjatuh dan patah.
“Terlapor (K) juga sempat mengatakan ingin membunuh korban. Korban akhirnya menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam rumah konsumennya," imbuh Iptu Yohana.
Atas kejadian tersebut, Kepala Desa Panji bersama Bhabinkamtibmas setempat sempat melakukan mediasi di lokasi. Namun korban menolak berdamai karena merasa trauma dan memilih melaporkan kejadian itu ke Mapolres Buleleng.
"Laporan tersebut sudah diterima Sat Reskrim, dan saat ini tengah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," tandas Iptu Yohana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang