Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Latih Kemandirian, Anak Panti Asuhan di Negara Ini Buat Kue

Senin, 27 September 2021, 23:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Latih Kemandirian, Anak Pantai Asuhan di Negara Ini Buat Kue.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Panti Asuhan Alas Kasih yang bertempat di Jalan Ngurah Rai Negara, Kecamatan Jembrana, Jembrana menampung anak yang diasuh 39 anak terdiri dari laki-laki 16 orang dan perempuan 23 orang. 

Anak-anak ini kini memiliki kegiatan positif di sela-sela aktivitas sekolah baik daring maupun PTM. Untuk itu, usaha mandiri dilakukan untuk menghilangkan rasa jenuh sehabis belajar baik secara daring dan PTM (Pembelajaran Tatap Muka). 

Meraka melakukan kegiatan membuat aneka kue kering dan kue basah. Dengan sistem pre order dan di jual secara online. Hal dilakukan untuk kebutuhan uang jajan dan pembelian paket internet.

Pengasuh dan pembimbing Panti Asuhan Alas Kasih Desy Livina Senin (27/09/2021) mengatakan, upaya ini dilakukan terutama anak-anak yang sudah SMA banyak yang sekolah di SMK sehingga bisa mempraktekkan secara rata boga sesuai bidangnya dan menghidupkan adik-adiknya di panti.

"Untuk pembelian bahan kue itu ada dari donatur yang memberikan sejumlah 1 juta, akan tetapi alat oven dan cetak kue itu modal pribadi panti," ungkapnya.

Desy Livina menambahkan, tidak bisa waktu cepat dalam pengadaan karena harus menyesuaikan waktu senggang anak-anak. Bahkan kesulitan yang sangat adalah peralatan pengadonan bahan seperti mixer besar dengan yang lebih besar dan kemasan yang kurang menarik itupun butuh modal.

"Walaupun modal kecil tapi tetap berusaha dengan hasil yang terbaik, didukung dengan kualitas bahan yang terbaik. Kebanyakan pesanan Anke kue justru di saat jelang hari raya besar seperti saat Galungan, Kuningan, Lebaran dan saat Natal," jelasnya.

Desy Livina juga menegaskan, anak-anak yang dibina ketika saat lepas panti mereka semua harus bisa terampil dan bisa mandiri sehingga bisa berbaur dengan masyarakat. 

"Kue kering produksi kami ada dari harga seribuan hingga harga kemasan toples mika dengan berat 500 gram seharga 60 ribu rupiah bahkan hingga 100 ribu rupiah. Untuk paket hari raya  Hampers harga 130 ribu sampai 200 ribuan," tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami