Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Mata Tertutup, Telinga Disumpal dan Mulut Dilakban, Kunto Bakal 'Ngedrum' 7,4 Jam Non-Stop
Jumat, 9 Agustus 2019,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Drummer Indonesia pemegang rekor dunia Guinness World Records, Kunto Hartono akan menggebrak Bali dengan even bertajuk "Ngedrum 7,4 Jam Non-Stop Dengan Mata Ditutup, Telinga Disumpal & Mulut Dilakban".
[pilihan-redaksi]
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ) dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang digelar pada hari Sabtu, 10 Agustus 2019 dengan tema "Genderang Persatuan Indonesia, Membumikan Nusantara Menduniakan Indonesia". Kegiatan ini akan mulai pukul 14.00 - 21.04 WITA bertempat di Pantai Festival Padang Galak, Denpasar.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ) dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang digelar pada hari Sabtu, 10 Agustus 2019 dengan tema "Genderang Persatuan Indonesia, Membumikan Nusantara Menduniakan Indonesia". Kegiatan ini akan mulai pukul 14.00 - 21.04 WITA bertempat di Pantai Festival Padang Galak, Denpasar.
"Mas Kunto memiliki visi dan misi yang sama dengan BPJ, diantaranya mengangkat heritage, seni & budaya Nusantara ke level dunia. Selain Mas Kunto, juga akan digelar Melukis dengan Mata Ditutup yang dilakukan oleh Ki Jembrong F SE," ujar I Gusti Ngurah Bagus Muditha selaku Pembina Yayasan BPJ.
Drummer yang pernah tampil di "Final FIFA World Cup 2018 Russia" dengan NgeDrum 4,5 Jam Mata Ditutup ini akan tampil di Pantai Padang Galak dengan drum yang tidak lazim. "Mas Kunto minta agar drum yang akan digunakan diganti dengan kendang Bali dan musik yang dimainkan pun adalah musik daerah, agar nuansa Kearifan lokal Nusantara bisa lebih terasa," ujar Mangku Made Sarayoga selaku Penanggung Jawab Kegiatan dari Yayasan BPJ.
[pilihan-redaksi2]
Kunto yang dikenal dengan sebutan #DrummerSakti ini getol menyuarakan perdamaian dunia dan kegiatan kemanusiaan melalui even rekor dunia. Rekor dunia untuk perdamaian dunia dan kegiatan kemanusiaan pernah dilakukannya di Castelo Branco, Portugal pada tanggal 20 - 24 September 2017 lalu, dimana saat itu Kunto bersama 4 drummer dari 4 negara untuk membantu anak-anak korban perang di Syria, #Drum4Syaria.
Kunto yang dikenal dengan sebutan #DrummerSakti ini getol menyuarakan perdamaian dunia dan kegiatan kemanusiaan melalui even rekor dunia. Rekor dunia untuk perdamaian dunia dan kegiatan kemanusiaan pernah dilakukannya di Castelo Branco, Portugal pada tanggal 20 - 24 September 2017 lalu, dimana saat itu Kunto bersama 4 drummer dari 4 negara untuk membantu anak-anak korban perang di Syria, #Drum4Syaria.
"Di event #Drum4Humanity di Pantai Padang Galak, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendonasikan sebagian hartanya melalui rekening "Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di BCA: 6760303818. Semoga selama 7,4 jam NgeDrum nanti, dana yang terkumpul dapat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam yang akhir-akhir ini melanda Indonesia," ujar drummer gondrong beruban ini.
Kegiatan ini sebagai pemanasan bagi Kunto sebelum menjalani rekor dunia "The Longest Drumming 111 Hours By A Team" yang dilakukannya bersama 4 drummer dari 4 negara untuk membantu anak-anak korban perang Palestina (#Drum4Palestine) di Nusa Dua, Bali, bulan Oktober 2019 nanti. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 192 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 152 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 129 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 117 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 109 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026