Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Maudy Koesnaedi Penasaran Nama Janda Bolong, Jawaban Warganet Bikin Lega
beritabali.com/ist/suara.com/Maudy Koesnaedi Penasaran Nama Janda Bolong, Jawaban Warganet Bikin Lega
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Artis Maudy Koesnaedi rupanya penasaran dengan pohon Janda Bolong. Bukan penasaran dengan bentuk dan warnanya yang indah, tapi mengapa diberi nama Janda Bolong, yang memiliki makna aneh dan rada menggelikan.
Pertanyaan itu disampaikan Maudy Koesnaedi di Twitter. "Kenapa sih harus Janda? Why kenapa?," tanya Maudy Koesnaedi.
Twit Maudy Koesnaedi pun mendapat banyak tanggapan dari warganet. Beruntung sejumlah twit balasan dari warganet cukup menjawab penasaran bintang film Losmen Bu Broto ini.
Seorang dengan akun @diavoloross0 menjelaskan bahwa nama Janda Bolong sebenarnya berasal dari bahasa Jawa.
Menurutnya, nama tersebut diambil dari "Ron" yang berarti daun dalam bahasa Jawa. Dan "do" yang berarti pada dalam bahasa Jawa. "Ron" dan "do" kalau digabungkan menjadi "Rondo" dan dalam bahasa Jawa berarti janda.
Sebenarnya, penulisannya adalah Ron Do Bolong yang bermakna "daun pada berlubang". Tapi entah mengapa, orang-orang memplesetkannya menjadi Janda Bolong. Dan justru nama ini yang kini menjadi populer.
Penjelasan dari @diavoloross0 pun akhirnya menjawab rasa penasaran Maudy Koesnaedi selama ini.
"Owh gitu ya sejarahnya...," kata MaudyKoesnaedi membalas twit @diavoloross0.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1886 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1278 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1146 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah