Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Mengenal Kue Amplog, Jajanan Khas Loloan Timur Disajikan Saat Maulud Nabi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jaje atau kue amplog khas Loloan Timur biasanya disajikan pada bulan Maulud Nabi Muhammad atau bulan Ramadhan sebagai menu tambahan berbuka puasa. Bahkan kue ini dihidangkan di kegiatan satu abad NU yang diselenggarakan di Loloan Timur.
Iim Hidayati, salah satu warga Loloan Timur menjelaskan bahan dasar untuk membuat kue amplog adalah tepung beras. Jajanan tradisional yang unik memiliki cita rasa gurih dan lembut. Bahkan sudah dibuat secara turun temurun dari beberapa generasi. Kue amplog mirip kue ketan namun yang menonjol adalah variasi warna yang lebih banyak. Harganya pun terjangkau, dimana sebungkus kertas mika berisi 3 jaje dihargai Rp3.000.
"Hidangan ini pas disanding dengan segelas kopi. Dan ada juga kue amplog berbahan dasar tepung beras. Cara olahannya tepung beras dikukus bersamaan kelapa parut, setelah itu ditumbuk hingga kalis bersama parutan kelapa hingga lembut. Setelah itu dicetak. Jajanan ini sangat unik dan sejak turun menurun sudah ada," tuturnya sembari menambahkan proses pembuatannya tidak terlalu lama.
Iim menuturkan pada saat perayaan Satu Abad NU di Loloan, ia menjual kue amplog di stand kuliner dan juga bazar UMKM kecil.
"Jika diambil sejarah jaje amplog cukup punya citra rasa tersendiri. Saat kecil jaje amplog merupakan jaje favorit bagi keluarga. Uniknya juga disajikan bulan Ramadhan, tapi kini disajikan saat ada tamu disandingkan dengan segelas kopi. Hari ini buat sebanyak 5 kg lumayan juga hasilnya dan bisa jadi di rumah keluarga juga lagi membuat jaje amplog khas asli kampung Loloan," katanya.
Selain untuk menambah penghasilan, Iim juga punya niat untuk melestarikan jajan tradisional agar tetap bertahan di tengah maraknya kue-kue yang lebih kekinian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1364 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1039 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 884 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 783 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik