Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Nekat Loncat dari Tiang Lampu Penerang Terminal Mengwi, Pria Ditemukan Pingsan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ahmad Syafi'i (21) ditemukan warga pingsan di pinggir jalan di seputaran Terminal Mengwi, Badung, pada Minggu 14 Mei 2023.
Pria asal Jepara, Jawa Tengah itu diduga akan bunuh diri. Sebelumnya dia naik ke tiang lampu penerang setinggi 5 meter dan langsung loncat dalam hitungan detik.
Menurut Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana, Ahmad Syafi'i saat ini sedang dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Mangusada, Kapal, Mengwi, Badung. Korban sebelumnya ditemukan security Terminal Mengwi, yakni Made Sutina (42) tergeletak pingsan di jalan sekitar pukul 03.00 WITA.
Posisi korban tergeletak yakni di dekat gapura depan Terminal Mengwi. "Saat ditemukan korban mengenakan baju kaos lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna krem," ungkap Kompol Darsana, pada Minggu 14 Mei 2023.
Dari keterangan warga sekitar, pria asal Desa Sekelor, Bumiharjo, Kecamatan Keling, Jepara, Jawa Tengah itu sebelumnya nekat naik ke atas tiang lampu penerangan jalan (LPJ), lalu meloncat dari atas. Korban meloncat dari ketinggian tiang lampu penerang setinggi 5 meter.
Setelah kejadian, korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Mangusada, Kapal, Mengwi untuk diberikan perawatan. Hingga kini Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab korban loncat dari atas tiang, namun dia diduga mau bunuh diri karena depresi.
"Motifnya masih kami dalami," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1680 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1635 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1235 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1084 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah