Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Gerokgak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang nelayan ditemukan tewas terapung di wilayah perairan Banjar Dinas Pegametan, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, KBuleleng, Minggu (1/2) sore.
Korban belakangan diketahui bernama Surahmat (50), warga asal Banjar Dinas Sumberwangi, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Senin (2/2) mengatakan, jenazah Surahmat pertama kali ditemukan oleh para nelayan. Kemudian informasi itu disampaikan kepada saksi Putu Panca dan Ketut Catra.
Menindaklanjuti informasi tersebut, saksi Putu Panca dan Ketut Catra bersama-sama menuju lokasi temuan, dengan menggunakan perahu. Setibanya di lokasi, pihaknya melihat Surahmat sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Pria malang itu ditemukan dalam posisi tertelungkup, terapung di laut, serta dari mulutnya keluar buih dan darah. Para saksi pun bergegas mengevakuasi korban ke daratan.
"Pakaian yang dikenakan masih lengkap. Mengenakan kaos warna biru dan celana panjang hitam. Aparat dan petugas medis kemudian dikerahkan untuk melakukan penanganan awal," jelas Iptu Yohana.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari Puskemas Gerokgak II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sementara dari keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat sakit. Sehingga diduga Surahmat tewas akibat mengalami kecelakaan laut, dan tenggelam.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, dan menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. Namun demikian, penyelidikan terus dilakukan untuk mebgetahui penyebab pasti tewasnya korban," terang Iptu Yohana.
Iptu Yohana juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, terutama kondisi cuaca.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat beraktivitas di laut. Kami mengimbau nelayan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan memperhatikan kondisi alam demi mencegah kejadian serupa,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang