Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Gerokgak

Senin, 2 Februari 2026, 14:37 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Gerokgak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang nelayan ditemukan tewas terapung di wilayah perairan Banjar Dinas Pegametan, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, KBuleleng, Minggu (1/2) sore. 

Korban belakangan diketahui bernama Surahmat (50), warga asal Banjar Dinas Sumberwangi, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Senin (2/2) mengatakan, jenazah Surahmat pertama kali ditemukan oleh para nelayan. Kemudian informasi itu disampaikan kepada saksi Putu Panca dan Ketut Catra.

Menindaklanjuti informasi tersebut, saksi Putu Panca dan Ketut Catra bersama-sama menuju lokasi temuan, dengan menggunakan perahu. Setibanya di lokasi, pihaknya melihat Surahmat sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

Pria malang itu ditemukan dalam posisi tertelungkup, terapung di laut, serta dari mulutnya keluar buih dan darah. Para saksi pun bergegas mengevakuasi korban ke daratan.

"Pakaian yang dikenakan masih lengkap. Mengenakan kaos warna biru dan celana panjang hitam. Aparat dan petugas medis kemudian dikerahkan untuk melakukan penanganan awal," jelas Iptu Yohana. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan  dokter dari Puskemas Gerokgak II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sementara dari keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat sakit. Sehingga diduga Surahmat tewas akibat mengalami kecelakaan laut, dan tenggelam. 

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, dan menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. Namun demikian, penyelidikan terus dilakukan untuk mebgetahui penyebab pasti tewasnya korban," terang Iptu Yohana. 

Iptu Yohana juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, terutama kondisi cuaca. 

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat beraktivitas di laut. Kami mengimbau nelayan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan memperhatikan kondisi alam demi mencegah kejadian serupa,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami