Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Ngaku Tensi Naik, Tersangka Korupsi Wayan Kicen Mangkir
Selasa, 14 Maret 2017,
16:16 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Agenda pemeriksaan tersangka dugaan kasus korupsi dana hibah Rp 200 juta melibatkan Wayan Kicen Adnyana, Selasa (14/3) batal dilakukan penyidik Sat Reskrim Polres Klungkung. Sebab, tersangka Wayan Kicen Adnyana memilih tidak hadir alias mangkir dengan alasan sakit tekanan darah tinggi. Kicen mengirim surat keterangan dokter melalui dua pengacaranya Gede Sukerta dan Wayan Suamba.
Penyidik akan mengagendakan ulang pemeriksaan tersangka yang juga anggota DPRD Klungkung asal Fraksi Partai Gerindra.
[pilihan-redaksi]
“Surat keterangan dokter sudah diterima penyidik, selanjutnya kami akan agendakan pemanggilan ulang,” kata Kasat Reskrim AKP Wiastu Andre Prajitno.
Wiastu Andre juga menegaskan jika tersangka terus tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan tidak masuk akal seperti mengikuti kunjungan kerja, Andre mengancam bakal melakukan upaya pencekalan kepada tersangka.
“Kalau seperti itu kami akan koordinasi dengan jaksa untuk upaya pencekalan,” tegasnya.
Sementara itu sanksi dari Partai Gerindra sebagai induk partainya Kicen Adnyana siap menjatuhkan sanksi berat. DPC Partai Gerindra sudah mengusulkan agar Kicen diganti antar waktu (PAW). Bahkan posisi Kicen Adnyana asal Dusun Anjingan, Desa Getakan sebagai ketua PAC Partai Gerindra Banjarangkan sudah diganti sementara waktu.
“Sesuai AD/ART partai kalau ada kader yang tersangkut kasus korupsi siapapun dia diusulkan untuk di PAW,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Wayan Baru.
Dalam kasus ini penyidik menetapkan Wayan Kicen bersama dua anak kandungnya, Ketut Krisnia Adiputra dan Kadek Endang Astiti sebagai tersangka. Kicen Adnyana diduga sebagai aktor dibalik kasus ini. Ia dijerat dengan pasal berlapis pasal II, III dan IV UU RI No. No.31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar. [wan/wrt]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5856 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026