Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Ortunya Positif Covid-19, Warga Ancam Nakes Sumpah Talak Tiga
BERITABALI.COM, NTB.
Anggota masyarakat memprotes nakes karena tidak menerima hasil lab Puskesmas Janapria yang menyebut orang tuanya positif covid-19.
Dalam Sebuah video pendek berdurasi 2.47 detik viral di media sosial, protes warga ini diduga terjadi di wilayah Pukesmas Janapria, Lombok Tengah. Dalam video tampak anak pasien emosi sambil memukul-mukul hasil lab orang tuanya (ke tangan) yang dikatakan corona atau covid-19 di hadapan salah seorang tenaga kesehatan (nakes).
Tampak juga Kapolsek Janapria, Iptu Muhdar didampingi beberapa anggota Polsek Janapria mengamankan.
“Banim telak telu kance seninem. Kalau Bapak saya benar-benar corona,” tanya anak pasien kepada salah
seorang nakes.
Anak pasien tidak percaya dengan hasil laboratorium yang dikeluarkan oleh Puskesmas. Sehingga ia berulang kali meminta kepada nakes yang memeriksa agar bersumpah kalau hasil lab yang dikeluarkan benar dan akurat.
“Kalau kamu menganggap Bapak saya corona, ayo bersumpah, berani tidak talak tiga sama istrimu kalau orang tua saya corona,” katanya lagi. Dirinya tidak yakin bapaknya sakit corona, karena bapaknya selama ini tidak pernah bepergian ke manapun. Namun karena demam dibawalah ke Puskesmas, tetapi dianggap corona.
“Sedikit-dikit orang sakit dianggap corona. Kalau memang benar orang tua sakit karena corona, kamu berani talak tiga sama istrimu?” tanyanya lagi.
Kapolsek Janapria yang berada di Puskesmas berusaha memberikan pengertian kepada anak pasien serta agar tetap tenang dan melaksanakan aturan yang ada.
Dengan melihat situasi yang memanas, salah seorang di belakang layar kemudian meminta agar pasien yang dinyatakan corona ini dibawa pulang ke rumahnya sendiri.
Reporter: bbn/lom
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan