Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pakar Sebut Perlu Edukasi Dampak Positif Kendaraan Listrik, Bukan Euforianya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI (Tenaga Ahli Utama) Pustral UGM Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, MT., IPU. ASEAN.Eng.,menyoroti soal paradigma kendaraan listrik sebagai hal yang perlu dilakukan agar masyarakat dapat memahami pentingnya migrasinya dari kendaraan berbahan bakar minyak.
Ia mencontohkan seperti sebelumnya masyarakat menggunakan alat transportasi berbahan bakar minyak dengan deru bunyi mesinnya, kemudian berpindah ke kendaraan bertenaga listrik yang tidak menggeluarkan bunyi sama sekali atau nol polusi suara ketika dikendarai. Hal inilah yang menurutnya perlu dibangun ke tengah-tengah masyarakat saat ini.
"Dalam kaitan dengan hal tersebut bukanlah euforia kendaraan listriknya, namun lebih ditekankan tetap pada keselamatannya," katanya, belum lama ini di Batubulan, Gianyar.
Menurutnya, awal dari kebijakan maupun perubahan pasti akan membawa dampak. Dampak tersebut bisa menguntungkan maupun merugikan. Maka itu, dalam hal ini dampak positifnya terlebih dahulu dilihat.
Pemerintah juga tentunya tidak tinggal diam dan didukung olah perguruan tinggi, tetapi jika nanti motor listrik terlalu mahal, dan tidak memberikan pendidikan terkait keselamatan kepada masyarakat untuk apa dilanjutkan.
"Transportasi tersebut salah satunya harus membahagiakan dan murah," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3316 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 915 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 674 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun