Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Panggil Leluhur Lewat Kentongan Bambu
Selat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Karangasem ternyata kaya akan tradisi unik. Jumat (25/1) malam, para krama Desa Adar Sukaluwih, Kecamatan Selat, Karangasem bakal melakukan tradisi 'ngoncang' atau tradisi memukul kentongan bambu keliling desa. Ritual ini diyakini warga untuk memanggil para leluhur yang telah diaben (dikremasi, red).
Tradisi ngoncang ini merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh para krama desa. Tradisi ini memakai sarana kentongan atau kulkul bambu, dan dipukul sesuai irama, yang telah diatur oleh anggota sekaa ngoncang.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
Ngoncang, dilakukan lebih dari tiga puluh orang, per kelompok. Dalam satu desa biasanya dibentuk lebih dari lima sekaa oncang-oncangan. Tradisi ini dilakukan saat tengah malam, diarak keliling desa, hingga ke desa tetangga.Kelian sekaa oncang-oncangan, Wayan Agus, mengatakan, tradisi ngoncang merupakan warisan leluhur yang dilakukan setelah ngusaba Pura Dalem Puri, di Besakih, dan menjelang ngusaba dodol di Desa Amerta Bhuana. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3763 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1702 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang