Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Panggil Leluhur Lewat Kentongan Bambu
Selat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Karangasem ternyata kaya akan tradisi unik. Jumat (25/1) malam, para krama Desa Adar Sukaluwih, Kecamatan Selat, Karangasem bakal melakukan tradisi 'ngoncang' atau tradisi memukul kentongan bambu keliling desa. Ritual ini diyakini warga untuk memanggil para leluhur yang telah diaben (dikremasi, red).
Tradisi ngoncang ini merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh para krama desa. Tradisi ini memakai sarana kentongan atau kulkul bambu, dan dipukul sesuai irama, yang telah diatur oleh anggota sekaa ngoncang.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
Ngoncang, dilakukan lebih dari tiga puluh orang, per kelompok. Dalam satu desa biasanya dibentuk lebih dari lima sekaa oncang-oncangan. Tradisi ini dilakukan saat tengah malam, diarak keliling desa, hingga ke desa tetangga.Kelian sekaa oncang-oncangan, Wayan Agus, mengatakan, tradisi ngoncang merupakan warisan leluhur yang dilakukan setelah ngusaba Pura Dalem Puri, di Besakih, dan menjelang ngusaba dodol di Desa Amerta Bhuana. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan