Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasangan Sejoli Tewas Gantung Diri di Kos Pancasari

Selasa, 20 Januari 2026, 16:43 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pasangan Sejoli Tewas Gantung Diri di Kos Pancasari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, digegerkan dengan peristiwa pasangan sejoli yang ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri atau ulah pati di sebuah kamar kos, Selasa (20/1) siang.

Kedua korban masing-masing berinisial Putu AS (28) asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, dan kekasih wanitanya Kadek SBC (24) asal Desa/Kecamatan Kubutambahan. Keduanya ditemukan dalam kondisi tergantung bersebelahan di kamar kos nomor 4, tepatnya di area antara kamar mandi dan dapur.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang datang ke kos dan melihat sepeda motor milik Kadek SBC terparkir di depan kamar.

Saksi sempat mengetuk pintu kamar kos cukup lama, namun tidak mendapat jawaban. Bersama pemilik kos, saksi kemudian berupaya membuka pintu menggunakan kunci cadangan, namun pintu diketahui terkunci dari dalam.

“Saksi kemudian melihat ke dalam kamar dari ventilasi dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergantung,” terang Iptu Yohana.

Pemilik kos selanjutnya menghubungi Kelian Adat setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukasada. Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Sukasada II kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah kedua korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, kedua korban dipastikan telah meninggal dunia. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher. Waktu kematian diperkirakan terjadi sekitar dua hingga enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

“Dari hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, peristiwa ini dinyatakan murni gantung diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Iptu Yohana.

Polisi menduga motif peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan asmara. Diketahui, korban laki-laki telah memiliki istri, sementara korban perempuan masih berstatus lajang dan tinggal di kamar kos tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan rangkaian penyelidikan dengan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menghubungi keluarga kedua korban. "Dugaan sementara karena masalah asmara. Tapi penyebab pastinya masih diselidiki," tandas Iptu Yohana.

Catatan redaksi: 
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami