Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pasangan Sejoli Tewas Gantung Diri di Kos Pancasari
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, digegerkan dengan peristiwa pasangan sejoli yang ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri atau ulah pati di sebuah kamar kos, Selasa (20/1) siang.
Kedua korban masing-masing berinisial Putu AS (28) asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, dan kekasih wanitanya Kadek SBC (24) asal Desa/Kecamatan Kubutambahan. Keduanya ditemukan dalam kondisi tergantung bersebelahan di kamar kos nomor 4, tepatnya di area antara kamar mandi dan dapur.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang datang ke kos dan melihat sepeda motor milik Kadek SBC terparkir di depan kamar.
Saksi sempat mengetuk pintu kamar kos cukup lama, namun tidak mendapat jawaban. Bersama pemilik kos, saksi kemudian berupaya membuka pintu menggunakan kunci cadangan, namun pintu diketahui terkunci dari dalam.
“Saksi kemudian melihat ke dalam kamar dari ventilasi dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergantung,” terang Iptu Yohana.
Pemilik kos selanjutnya menghubungi Kelian Adat setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukasada. Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Sukasada II kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah kedua korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, kedua korban dipastikan telah meninggal dunia. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher. Waktu kematian diperkirakan terjadi sekitar dua hingga enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
“Dari hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, peristiwa ini dinyatakan murni gantung diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Iptu Yohana.
Polisi menduga motif peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan asmara. Diketahui, korban laki-laki telah memiliki istri, sementara korban perempuan masih berstatus lajang dan tinggal di kamar kos tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan rangkaian penyelidikan dengan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menghubungi keluarga kedua korban. "Dugaan sementara karena masalah asmara. Tapi penyebab pastinya masih diselidiki," tandas Iptu Yohana.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan